Banjir Melanda Kawasan Mojo

Banjir ketinggian 30 hingga 40 cm, di wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. (Foto: Pendim Kediri).

Kediri, NewsMetropol – Akses jalan Tulungagung – Kediri digenangi air dengan ketinggian 30 hingga 40 cm, sedangkan jalan-jalan di pedesaan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 cm.

Danramil Mojo Kapten Inf Mujiono mengatakan, banjir tersebut disebabkan meluapnya Sungai Jurang Jero di Desa Sidomulyo Kecamatan Mojo.

Danramil Mojo juga mengatakan, meskipun sampai pagi ini tidak ada korban jiwa namun kerugian material di Desa Petok Kecamatan Mojo, banjir itu telah merendam 74 rumah warga.

“Tanda-tanda bakal terjadi banjir terlihat sejak sore hari menyusul hujan deras yang melanda kawasan lereng Gunung Wilis. Beberapa kendaraan yang macet akibat terhadang genangan air, terlihat dibantu warga untuk didorong, tetapi ada juga yang terpaksa menunda perjalanannya dan kemungkinan disebabkan tidak berfungsinya mesin akibat terendam air,” jelas Kapten Inf Mujiono kepada NewsMetropol, Kamis (25/1)

Baca Juga:  Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO

“Menjelang tengah malam genangan air sudah mulai berangsur surut. Namun masalahnya pada malam hari kembali turun hujan lagi. Saat ini rumah warga yang kebanjiran masih terus didata petugas, bagi yang kondisinya parah penghuninya dialokasikan sementara ke balai desa,” sambungnya.

Sementara itu, Danramil Semen Kapten Inf Arifin Effendi melaporkan, sampai pagi ini ketinggian air sudah mulai surut tetapi sebagian rumah warga masih terendam air.

Menurutnya, terdapat 82 rumah warga masih terendam air dan beberapa akses jalan pedesaan masih terlihat genangan air setinggi 20 hingga 30 cm.

“Dari laporan yang masuk berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi, sekitar pukul 15.00 wib hujan deras mengguyur di Kecamatan Mojo dan Semen. 3 jam kemudian diketahui air yang ada di Sungai Jurang Jero meluap dan mulai masuk kerumah warga,” terangnya.

Baca Juga:  Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO

Sementara itu, Pasi Intel Kodim Kediri Kapten Czi.  Bagus Handoko mengatakan bahwa para Babinsa, Babinkamtibmas dan warga sementara mengamankan jalan dan membantu warga yang rumahnya terendam banjir.

Beberapa titik akses jalan Tulungagung – Kediri sudah mulai tergenang air yang cukup tinggi, namun beberapa pengendara motor atau mobil ada yang berbelok arah dan ada yang tetap terus melanjutkan perjalanannya,” terang Kapten Czi Bagus Handoko.

(Andik/Pendim Kediri)

KOMENTAR
Share berita ini :