IMG-20200519-WA0075

Sekertaris Panitia Seleksi JPTP Lingkungan Pemprov Sultra, La Ode Mustari.

Kendari, NewsMetropol – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang juga merupakan Sekertaris Panitia Seleksi JPTP Lingkungan Pemprov Sultra, La Ode Mustari menjamin nama SF tidak akan lolos tiga besar pada proses assessment tersebut.

“Beliau (Mustari red) garansikan bahwa SF tidak akan lolos sampai tiga besar,” ujar Ketua Barisan Aktivis Keadilan (Bakin) Sultra La Munduru, Selasa (19/5).

La Munduru mengaku pernyataan Kepala BKD tersebut dilontarkan saat dirinya melakukan audiensi dengan Sekertaris Pansel JPTP lingkup Pemprov Sultra di Kantor BKD Sultra, Selasa (19/5).

Selanjutnya kata La Munduru, Pansel assessment akan bersurat ke setiap inspektorat dan kepala daerah untuk menyerahkan rekam jejak peserta.

Baca Juga:  PDAM Tak Alirkan Air, Warga Jalan Tengku Umar Lorong Keluhkan Ketergantungan Distribusi Mobil Tangki

“Nah di situlah celahnya yang bisa buat SF jatuh seleksi karena rekam jejak tersebut tidak bisa direkayasa,” ujar La Munduru menirukan Mustari.

Dalam audiensi tersebut, Mustari juga mengakui jika sebenarnya mereka (Pansel red) telah melakukan rapat verifikasi kelolosan seleksi tes yang masuk ketiga besar agar dapat dibawa langsung kepada Gubernur Sulawesi Tenggara.

“Selanjutnya diantara tiga nama diatas direkomendasi langsung oleh gubernur jadi kadis defenitif,” sebutnya.

Pada kesempatan itu Ketua Bakin mengaku juga mengingatkan pansel agar transparan dalam melaksanakan proses assessment jabatan itu.

Dia juga menyerukan kepada seluruh stakeholder untuk turut serta melakukan pengawasan dalam proses assessment jabatan itu.

“Baik itu KPK, ORI, maupun lembaga agar melakukan pengawasan dalam proses ini,” imbuhnya.

Baca Juga:  PDAM Tak Alirkan Air, Warga Jalan Tengku Umar Lorong Keluhkan Ketergantungan Distribusi Mobil Tangki

La Munduru menegaskan bahwa Bakin Sultra tetap berkomitmen mengawal proses assessment tersebut.

“Bahkan kami meminta kepada pansel agar dilibatkan sebagai lembaga independen dalam melakukan pengawasan seleksi 12 jabatan strategis itu,” pungkasnya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :