IMG-20200911-WA0021

Jakarta, NewsMetropol – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal mengatakan semestinya Self-Regulation Organization (SRO) pasar modal memfasilitasi keinginan perusahaan-perusahaan di daerah melakukan penawaran umum perdana saham (IPO).

Pernyataan Ketua Umum Asprindo itu disampaikan pada diskusi webinar bertajuk “Go Big with Go Public” bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia ( KPEI ) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ) di Jakarta, Rabu (9/9).

Jose juga mengatakan, sejauh ini Asprindo mendukung dan mendorong perusahaan-perusahaan maupun usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM ) untuk dapat memanfaatkan pasar modal sebagai wahana untuk mendapatkan pendanaan.

“Melalui acara ini, kami berharap bisa meningkatkan awareness mengenai manfaat go public sebagai alternatif pendanaan perusahaan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Komitmen Social Responsibility PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report

Selain itu lanjutnya, Asprindo meminta agar regulator pasar modal mendukung pengembangan bisnis perusahaan-perusahaan dan UMKM dengan cara mendorong untuk melakukan IPO di BEI.

Sementara itu, perusahaan yang berkeinginan melakukan IPO bisa mempersiapkan rencana untuk masuk ke dalam capital market ecosystem.

“Timing yang tepat merupakan salah satu kunci kesuksesan IPO dan timing yang tepat bisa datang dan pergi dengan begitu cepat. Saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan persiapan IPO,” jelasnya.

(Red/sumber)

KOMENTAR
Share berita ini :