20210313_152032

Ketua Umum Asosiasi Investor Indonesia, Andi Muhammad Irhong N.

Jakarta, NewsMetropol – Ketua Umum Asosiasi Investor Indonesia, Andi Muhammad Irhong N mengatakan, bahaya limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya red) yang bersumber dari industri masih menjadi permasalahan serius bagi lingkungan hidup di Indonesia.

“Pemerintah mestinya lebih teliti dan selektif dalam memberikan izin kepada industri yang menghasilkan B3,” ujar pria yang akrab disapa AMIN ini, Sabtu (13/3).

Dia juga mengatakan bahwa bahaya limbah B3 Industri saat ini telah meresahkan masyarakat sehingga tidak jarang menjadi topik utama dalam setiap diskusi di tengah masyarakat.

Untuk itu dia berharap pemerintah merancang proyek industri yang merujuk pada konsep kawasan industri hijau ‘green city industry, demi menciptakan lingkungan yang sehat dan ramah.

“Sebagai solusi terbaik untuk suatu negara menyambut era tekhnologi mutakhir masa depan pastinya limbah B3 apapun yang diduga berbahaya di sekitar masyarakat harus di perhatikan pemerintah, jangan seolah-olah tutup mata bahkan membiarkan para pelaku industri di negara ini membabi buta hanya demi kepentingan bisnis terkadang mereka lupa akan pentingnya kesehatan dan nyawa masyarakat berdampak dari bahaya akan Limbah B3,” jelasnya.

Andi Irhong juga mengingatkan seluruh stakeholder segera menghentikan kegiatan berpotensi melanggar hukum sehingga dapat membahayakan kelangsungan hidup manusia.

“Kami akan melakukan diskusi penting dengan seluruh mitra investor kami di beberapa negara menyangkut pengendalian limbah B3 terhadap setiap perencanaan proyek Industri bahkan jika dipandang perlu kami akan diskusikan bersama ahli hukum, ahli lingkungan hidup, ahli kesehatan, ahli industri, ahli tata ruang dan yang dianggap ada kaitannya dengan lingkungan hidup dan kimbah B3,” jelasnya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :