Makassar, NewsMetropol – Ratusan Personel Lantamal VI menjalani rapid test di pelataran parkir Driving Range Lantamal VI, Kamis (18/6).
Kadiskes Lantamal VI Letkol Laut (K) Drg. Heri Herliana mengatakan bahwa rapid test yang dilaksanakan selama tiga hari ini dimaksudkan sebagai upaya antisipasi pencegahan dini terhadap terjadinya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Sesuai dengan arahan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Laut, bahwa TNI dan khususnya TNI AL harus ikut membantu pemerintah dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 salah satunya dengan cara penapisan atau skrinning Covid-19 melalui pelaksanaan rapid diagnostik test,” ujarnya.
Kata dia, jika didapatkan hasil reaktif akan dilanjutkan dengan test swab/PCR untuk konfirmasi.
“Jika hasil swab positif maka sesuai protokol penanganan Covid-19 dilaksanakan isolasi dan melaksanakan rangkaian test swab/PCR berikutnya sampai didapatkan hasil negatif 2 kali baru dinyatakan sembuh,” ujarnya lagi.
Dia juga mengatakan bahwa untuk tempat isolasi bagi pasien confirm positif tanpa gejala pihaknya telah nenyiapkan Mess Nala.
“Sedangkan untuk perawatan pasien confirm dengan gejala dilaksanakan di Rumkital Jala Ammari,” tambahnya.
Dia berharap test ini dapat membatasi atau mencegah resiko penularan dan penyebaran Covid-19 di lingkungan Lantamal VI mengingat hingga saat ini Sulawesi Selatan khususnya kota Makassar masih merupakan zona merah dan menjadi Provinsi yang memiliki kasus positif Covid-19 terbesar di luar Pulau Jawa.
“Hingga hari ini total personil yang sudah diperiksa berjumlah 521 orang dan akan dilanjutkan sampai seluruh personel Lantamal VI yang berjumlah sekitar 1000 orang dilaksanakan rapid diagnostik test,” jelasnya.
(Jamal)
