Andi Suduirman Pengukuhan

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saar mengukuhkan pengurus LPTQ Provinsi Sulsel periode 2018 – 2023, Kamis (26/12).

Bone, NewsMetropol – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, resmi mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sulsel tahun periode 2018 – 2023, di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (26/12).

Acara pengukuhan ini dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Periode 2018-2023, dengan tema “Penguatan Kelembagaan LPTQ Menuju Prestasi Gemilang”.

Hadir dalam acara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel Anwar Abu Bakar, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulsel H. Suherman dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Saharuddin Alrif.

Baca Juga:  Motivator Ketut Abid Halimi Gugah 7.000 Tokoh Riau dalam Doa Keselamatan dan Kebangkitan Nusantara

Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dilantik.

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” kata Ketua Umum LPTQ itu.

Andi Sudirman mengatakan, dirinya sementara mendiskusikan dengan anggota Dewan tentang program prioritas yang akan dikerjakan. Program prioritas yang dimaksud adalah bagaimana menghadapi lomba-lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), MTQ Provinsi, Kabupaten/Kota yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pangkep.

“Kemudian MTQ nanti di Sumatera Barat dan bagaimana kita terus melakukan pembinaan,” ungkapnya.

Untuk menjadi tuan rumah di tahun 2022, Andi Sudirman mengaku akan melakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Baik dari segi anggaran hingga tempat.

“Kita akan melihat terlebih dahulu sebagai tuan rumah sebelumnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Motivator Ketut Abid Halimi Gugah 7.000 Tokoh Riau dalam Doa Keselamatan dan Kebangkitan Nusantara

Menjadi tuan rumah, lanjut Andi Sudirman, bukanlah sebagai sensasi. Tapi bagaimana melakukan program untuk menjadikan target di setiap kegiatan sebagai syiar Islam.

Sementara, Ketua Harian Muh. Rusdi berharap agar dalam melaksanakan tugas dapat bekerja dengan profesional serta penuh rasa tanggung jawab.

“Kami sebagai ketua harian tidak akan bisa berjalan sebagaimana mestinya kalau tidak ada arahan atau bimbingan dari pengurus yang lebih senior dari pada kami disini. Menjalankan amanah ini memang berat, tapi mau tidak mau harus dijalankan,” pungkasnya.

(Syahrir)

KOMENTAR
Share berita ini :