Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hj. Adde Rossi Khoerunnisa bersama pejabat struktural beserta staf.
Lebak, NewsMetropol – Dalam rangka menjalani masa reses pertama, Anggota Dewan Komisi III Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Golkar, Hj. Adde Rossi Khoerunnisa beserta rombongan mengunjungi Rumah Tahanan Negara Klas IIB Rangkasbitung, Jumat (27/12).
Dalam kunjungan Anggota Komisi III yang membidangi hukum tersebut diterima langsung oleh Kepala Rutan Rangkasbitung dan didampingi pejabat struktural beserta staf.
Kegiatan diawali dengan laporan penerimaan dan dilanjutkan dengan rapat diskusi di ruang Kepala Rutan Rangkasbitung, diskusi berlangsung interaktif antara Petugas dan Anggota Komisi III.
Kepala Rutan Rangkasbitung, Aliandra Harahap menyampaikan, gambaran umum Rutan Rangkasbitung, kondisi riil Alhamdulillah merupakan rutan dengan wilayah bebas dari pelanggaran handphone dan Narkoba, ia juga menyampaikan sejumlah capaian dan kendala dalam mencapai target kinerja tersebut.
“Alhamdulillah untuk pertama kalinya, sejak tahun 1990-an Rutan Rangkasbitung berkesempatan dikunjungan oleh anggota parlemen, Wakil Rakyat putri terbaik Provinsi Banten tentu saja kunjungan ini akan menambah semangat kami dalam memberikan pelayanan dan melaksanakan tugas pokok sesuai dengan target kinerja masing-masing,” ujar Aliandra.
Aliandra menambahkan, Rutan Rangkasbitung sudah berganti nomenklatur menjadi lapas Kelas III Rangkasbitung yang mempunyai program unggulan untuk mengintegrasikan Warga Binaan Pemasyarakatan melalui pondok asimilasi, sesuai harapan revitalisasi pemasyarakatan, nantinya napi semua akan dibina dan diberikan keterampilan dari mulai bercocok tanam, budidaya, keterampilan lain serta juga langsung berbaur dengan masyarakat.
“Oleh karenanya perlu dukungan terutama armada yang memadai dan kondisi bangunan yang semestinya bisa direlokasi,” jelasnya
Menanggapi apa yang disampaikan Kepala Rutan, Hj. Adde Rosi menyambut hangat sejumlah masukan dan gambaran umum yang disampaikan.
“Kita semua sudah tahu seluruh lapas overkapasitas termasuk disini, sekaligus kita membuktikan fakta dilapangan seperti apa, sejumlah catatan akan kami teruskan, kami dorong nanti Menteri Hukum dan HAM terkait relokasi lapas, prasarana armada penunjang pembinaan, termasuk juga kami dorong pemerintah untuk menyediakan jaminan kesehatan bagi seluruh WBP,” kata Anggota Komisi III DPR RI itu.
Adde Rosi sangat mengapresiasi jajaran petugas Rutan Rangkasbitung atas program pembinaan, wilayah yang minim pelanggaran HP dan narkoba, selain itu dia juga terkesan terhadap program humanity dalam menjalakan tugasnya menyisihkan infak untuk memberikan layanan kesehatan dan pembinaan keagamaan,
“Hal ini mesti diapresiasi agar berimbang sehingga menghilangkan kesan negative yang ada di lapas lain selama ini,” pungkasnya.
(Harun)
