In Memoriam Ahmad Tahir Ratu

Pengurus KKSS Jaya Lupu saat memimpin pembacaan doa yang diikuti oleh Wakil Ketua BPP KKSS, H. Muchlis Patahna, didampingi H. Andi Rukman Nurdin dan Ahmad Tahir Ratu (Alm), pada acara Perayaan HUT ke 42 BPP KKSS, di Masjid Darussalam Al Amin, Cilincing Jakarta Utara, Ahad (25/11).

Semua anggota grup media sosial, terutama WhatsApp dan Facebook yang terkoneksi dengan pengurus dan warga KKSS dikagetkan oleh informasi duka berpulangnya Achmad Tahir Ratu (ATR) yang viral pada Ahad, (25/11) lalu.

Mengagetkan, karena ATR dinilai meninggal dunia mendadak sebagaimana diketahui sebelumnya ATR masih bersama pengurus dan anak yatim piatu se-Cilincing, Jakarta Utara dari pukul 08-12.30 Wib dala rangka memperingati syukuran ulang tahun ke-42 KKSS.

Namun dua jam kemudian, beredar informasi, ATR wafat, Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun.

Achamd Tahir Ratu Bin Tahir Daeng Kulle, lahir 18 Agustus 1962, wafat, 25 November 2018, dan dikuburkan di TPU Budi Darma, Semper, Cilincing, Jakarta Utara, adalah mantan ketua dan pejuang KKSS wilayah Jakarta Utara.

Bukan warga KKSS Jakarta Utara jika tidak mengenal sosok kerajinan, keaktifan, dan kegigihan ATR dalam berbagai kegiatan sosial KKSS.

Sattar Taba, ketua umum BPP KKSS, mengaku mengenal ATR sejak tahun 1990, sebagai sosok pribadi yang baik, pekerja keras, pekerja sosial, dan mau berkorban untuk kepentingan orang banyak.

Aprial Hasfa, aktivis muda KKSS mengaku, “kehilangan sahabat yang dikenalnya 25 tahun lampau, sebagai pribadi yang tidak mengenal lelah dalam dunia sosial, tidak segan membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan, dari hal kecil hingga urusan tingkat atas.

ATR itu mampu menerobos berbagai level orang Sulsel di Jakarta, dekat warga dan piawai memilih kata-kata yang menghibur sahabat-sahabatnya, dan tekun membuat dan mengedarkan proposal kegiatan sosial KKSS.

Begitu pula, M. Said Didu, tokoh KKSS, mengaku “kehilangan orang baik dan sopan bernama Achmad Tahir Ratu.

“ATR adalah sahabat baik, telah menemani saya menemui beberapa tokoh di Jakarta Utara,” kata Andi Rukman Nurdin (ARN), Caleg Partai Golkar, Nomor Urut 1 Dapil DKI 3.

Sahabatku, ATR, namamu telah terukir indah di hati pengurus pusat dan masyarakat KKSS Jakarta Utara.

Saya menyaksikan dirimu yang selalu tampil sederhana, penuh semangat, mandiri, dan tidak pernah merengek dan meminta fasilitas, walaupun engkau berhak, terutama di setiap acara tahunan pasca-Idul Fitri, Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di kota Makassar.

Kepergianmu telah meninggalkan duka mendalam bagi kami, pengurus dan warga KKSS, terutama Jakarta Utara.

Selamat jalan wahai pejuang KKSS. Banyak doa yang terucap, rasa duka mendalam, dan air mata menetes mengiringi kepergianmu menghadap Sang Ilahi.

Oleh : M Saleh Mude, Jakarta 27 November 2018.

KOMENTAR
Share berita ini :