Bone. NewsMetropol – Pemerintah Pemkab Bone melaksanakan giat Program Gammara’Na tekan Stunting yang dilaksanakan di Balai Desa Mabbulosipeppa Kantor Desa Selli, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sabtu (03/07/2021).
Pada pelaksanaan ini Pemkab Bone terus berupaya memaksimalkan program pendampingan gizi “Gammara’Na” dalam rangka percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting di Kabupaten Bone.
Gerakan Masyarakat Mencegah Stunting Gammara’Na merupakan program inovasi Pemprov Sulsel dalam menekan stunting dengan menghadirkan pendamping gizi di wilayah lokus.
Adapun yang hadir pada pelaksanaan Program Gammara’Na untuk menekan stunting adalah Kadinkes Kabupeten Bone dr. Hj. Nurminah A. Yusuf, M.A.R.S., Kepala Bidang Kesmas Kabupaten Bone dr. Eko, Kapus Koppe Mansyur, SKM, Kapus Ulaweng, Kapolsek Bengo yang diwakili Kasium Bripka Chalvien S, Kades Selli H. Saharuddin, S.Pi, Kades Bulu Allaporengnge Sudirman, BSc, Kanit Intel Polsek Bengo Aipda Andi Tawakkal, SH., Bhabinkamtibmas Desa Selli dan Desa Bulu Allaporengnge Aipda Syarif, Tenaga Gizi pendamping sebanyak 13 org serta perwakilan tiap-tiap Desa se-Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone.
Dalam sambutannya Kadinkes Kab Bone Ibu dr. Hj. Nurminah A. Yusuf, M.A.R.S., mengatakan Program unggulan Pemprov Sulsel dalam mempercepat penurunan stunting dengan menghadirkan 13 tenaga pendamping gizi dan konselor stunting yang ditempatkan di Desa lokus di Kabupaten Bone agar bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk bisa mempercepat proses pelaksanaan program Pemerintah demi kebaikan semua.
“Hadirnya pendamping gizi dan konselor sangat berpengaruh dalam menekan stunting dengan pendekatan berbagai program spesifik untuk ibu hamil dan bayi di bawah dua tahun. Serta dengan adanya Program spesifik menekan stunting dengan pemberian kapsul daun kelor, suplemen multivitamin bagi ibu hamil, PMT Balita, PMT Ibu Hamil dan Multivitamin Taburia untuk 1.000 HPK,” tambah Kadinkes Kabupaten Bone.
Ditempat yang sama saat ditemui, Kapus Koppe Mansyur, SKM, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Bone karena telah menurunkan dan mendatangkan tenaga Gizi pendamping dari Dinkes Pemprov Sulsel untuk membantu dalam menuntaskan stunting.
“Kami yakin dan percaya jika sama-sama bekerjasama, kita mampu menekan stunting, apalagi dengan kehadiran para pendamping gizi,” ujar Kapus Koppe.
Ditempat terpisah Kapolsek Bengo Iptu Andi Jalaluddin, S.Sos., saat dikompirmasi mengatakan, bahwa dengan adnya progran pemerintah ini dan menurunkan langsung pendamping gizi ke desa bisa memberikan stimulasi peran stakeholder di desa.
“Tujuan pendampingannya mencapai sasaran. Stunting ini mesti diselesaikan secara bersama-sama,” Imbuh Kapolsek.
Begitu pula yang dikatakan Kades Selli H. Saharuddin, S.Pi., bahwa Kunci keberhasilan dengan langkah awal pelibatan stackholder yang dilakukan dengan cara pemetaan berdasarkan kepentingan dan pengaruh yang dimiliki tingkat desa sehingga memiliki kepentingan dan penekanan stunting bisa tercapai.
(Syahrir)
