IMG-20200704-WA0024

Makassar, NewsMetropol – Penyanyi asal Kota Makassar, Bie Maroni, akan merilis single terbarunya, pada 9 Juli 2020.

Single yang berjudul Trapped ini bercerita tentang “Hati dan bibir bertentangan. Mata tak bisa berbohong”.

Sebagian besar manusia yang menjalankan hubungan cinta pernah bahkan sedang mengalami hal tersebut. Ketika rasa kecewa menimpa berulang kali tanpa jeda, tanpa ada jalan keluar yang muncul, akhirnya terjebak (trapped) dalam depresi. Merasa lumpuh. Merasa tak berdaya. Baik-baik saja di permukaan, tapi amarah dipendamkan sampai rawan meledak.

Bie Maronie melalui lagu “Trapped” menggambarkan hal tersebut, ketika seseorang mengeluarkan semua perasaan yang lama terpendam. Dengan suara yang penuh emosi, vokalis berkarakter yang pernah menjadi finalis di berbagai ajang pencarian bakat ini, berperan sebagai wanita yang berani mengungkapkan isi hati yang sebenarnya dengan menyalahkan pasangan atas rasa depresi yang dialaminya.

“Saya juga pernah rasakan. Ya, walau mungkin tidak separah yang ada di dalam lagu, saya bisa kok memposisikan diri sebagai orang yang hampir mau meledak karena depresinya.” Kata Bie, sang Penyanyi Trapped, via whatsappnya pada Sabtu (4/7).

Lagu “Trapped” diciptakan dalam bahasa internasional yaitu bahasa Inggris, dengan pertimbangan bahwa manusia adalah manusia walaupun tinggal di negara yang berbeda. Masalah depresi dalam percintaan adalah pandemi global, sehingga lagu ini bisa “nyambung” dengan pendengar di belahan dunia mana pun.

Dalam upaya memperoleh bumbu internasional yang pas, tim produksi Daeng Nyikko dan Daeng Ngawing dari Dejavu Music Productions, berkolaborasi dengan Jeremy H alias Daeng Jarre, vokalis/songwriter asal Amerika Serikat, untuk berkontribusi dalam konstruksi lagu. Bie Maronie juga meminjam suara Daeng Jarre untuk berperan di dalam lagunya sebagai pasangan yang juga pasrah dengan keadaan, serta jenuh dengan rasa depresinya sang kekasih yang tak ada hentinya.

Diiringi musik electronic/dance modern yang disusun untuk mencerminkan suasana hati yang berniat untuk melampiaskan perasaan, “Trapped” disesuaikan dengan selera penikmat musik di era sekarang, dengan pesan yang melintas generasi dan zaman.

(Ahkam)

KOMENTAR
Share berita ini :