Jakarta, NewsMetropol – Mantan Wakil Menteri Pertahanan RI, Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan perang mengubah paradigma berpikir dapat dikategorikan sebagai salah satu dari wujud perang modern.
Kata dia perang tersebut dijalankan dengan cara memanfaatkan kelemahan dalam dinamika kehidupan suatu bangsa dan negara.
“Perang modern saat ini dapat juga berupa perang untuk mengubah paradigma berpikir dengan cara memanfaatkan kelemahan dalam dinamika kehidupan suatu bangsa dan negara,” tulis Sjafrie Sjamsoeddin di akun Facebooknya, Rabu (17/6).
Lanjutnya, model perang seperti ini menuntut setiap negara harus memiliki strategi tertentu dalam menghadapinya.
Pasalnya menurut dia, ancaman yang ditimbulkan dari perang seperti ini dapat terjadi pada setiap aspek kehidupan baik ideologi, politik, ekonomi, maupun sosial budaya yang bila tidak ditangani dengan tepat dapat membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa.
Untuk itu Mantan Pangdam Jaya ini mengingatkan seluruh warga negara untuk berperan lebih aktif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa karena tantangan terhadap kelangsungan hidup bangsa dan negara kedepan bersifat multidimensional yang menyangkut berbagai aspek kehidupan.
“Harus kita sadari bahwa kompleksitas tantangan dan ancaman yang dihadapi bangsa pada era globalisasi ini diwarnai dengan persaingan dalam penguasaan sumber daya alam dan ekonomi serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelasnya.
(Red)
