Mayjen TNI DR. Marga Taufik SH. MH beserta isteri (tengah) didampingi Kol Cba Atjep Mihardja Soma S.IP beserta isteri di Rujab walikota Palopo.
Palopo, NewsMetropol – Kedatuan Luwu memberikan gelar adat kepada Pangdam XVI Pattimura, Mayjen TNI Marga Taufiq, di Istana Kedatuan Luwu Kota Palopo, Senin (12/8).
Gelar yang diberikan untuk Marga adalah ‘Pekkeng To Rirennuang ri Luwu’ yang berarti ‘Prajurit Harapan Orang Luwu.’
Prosesi pemberian gelar yang diberikan Datu Luwu, La Maradang Mackulau tersebut disaksikan oleh Wakil Bupati Luwu Utara Muhammad Thahar Rum, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo, Wakil Bupati Luwu, dan Wakil Bupati Luwu Utara.
Prosesi penganugerahan gelar adat kepada Dandim Sawerigading tahun 2004-2006 itu ditandai dengan penyematan pin Kedatuan Luwu oleh Datu Luwu.
Usai prosesi tersebut, Marga mangatakan bahwa kehadirannya di Istana Datu Luwu wujud tanggung jawabnya sebagai seorang putra asli Luwu.
“Insya Allah, saya terima tanggung jawab yang diberikan ini,” kata Marga.
Ia juga berharap, orang Luwu dapat berjalan bersama.
“Ke depan, kita semua, orang Luwu, harus bisa berjalan bersama, membawa Luwu ini menjadi lebih baik lagi,” tegasnya.
Sekadar diketahui, Marga Taufik adalah putra asli Luwu pertama yang menjabat sebagai Panglima Kodam atau Pangdam.
Menanggapi penganugerahan gelar itu, Kol Cba Atjep Mihardja Soma, S.IP mengatakan hal tersebut merupakan inspirasi bagi generasi muda Luwu.
“Pemberian gelar kepada Mayjen TNI Marga Taufik ini adalah merupakan kebanggan bagi kami adik-adiknya lulusan Akabri yang berasal dari Sang Torayaan dan merupakan pembangkit motivasi kami dalam mensuritauladani beliau pada pelaksanaan tugas,” pungkas Kol Cba Atjep Mihardja Soma, Selasa (13/8).
(Risyaji)
