Personil Gigi Band, Arman Maulana (Kiri), adalah alumni jemaah haji DRW dan pembimbing utama PT Dua Ribu Wisata (DRW), KH. Tajuddin Hasan (Kanan).
Jakarta, NewsMetropol – PT Dua Ribu Wisata (DRW), salah satu travel haji dan umrah plus (khusus) sudah mulai bergeliat menyiapkan pembekalan terhadap calon jemaah haji program khususnya. PT DRW memiliki izin dari Kementerian Agama RI, Umrah: D/46 Tahun 2001 dan Haji: D/237 Tahun 2002 dan Nomor Anggota asosiasi perhajian, HIMPUH: 56/2010.
Acara menasik pertama ini dirangkai dengan berbuka puasa, tarwih bersama, dan testimoni oleh tiga perwakilan alumni jemaah haji program khusus: Arman Maulana, artis personil Band Gigi, M. Saleh Mude, dan Nadrah Izhari, mantan anggota DPR RI.
Ini terlihat pada acara pembukaan agenda menasik pertama, pada Ahad malam (27/5), di Hotel Crown Plaza Jl. Gatot Subroto, Jakarta.
Direktur Utama PT DRW, M. Ja’far dalam sambutannya meminta, “calon jemaah hajinya agar membulatkan niatnya semata karena Allah ingin bertamu ke Baitullah tahun ini. Termasuk mulai menyesuaikan kegiatan profesinya dengan agenda menasik yang telah dijadwalkan oleh tim kerja DRW, khususnya untuk Indonesia bagian Barat. Calon jemaah haji DRW terbagi dua kelompok wilayah, Indonesia bagian Barat, dipusatkan di Jakarta dan bagian Timur dipusatkan di kota Makassar, hotel Swiss Bell. Tempat menasik kita pun selalu dipilih yang nyaman agar calon jemaah haji DRW dapat fokus mendapatkan informasi lengkap persiapan keberangkatan dari pengelola dan pembimbing yang mumpuni, seperti KH. Tajuddin Hasan untuk bagian Barat dan AG. KH. Prof. Dr. Faried Wadjedy, MA di Indonesia bagian Timur,” kata Ja’far.
Arman Maulana, berbagi pengalaman sebagai alumni jemaah haji DRW, 2018 mengaku puas atas berbagai fasilitas dan petunjuk-petunjuk teknis yang telah didapatkan tahun lalu. “Saya berharap bapak dan ibu selalu taat pada arahan-arahan pembimbing, seperti pak Agus Salim Hussein, koordinator lapangan yang setiap saat mendampingi dan menginformasikan hal-hal teknis di lapangan,” kata Arman.
Sementara itu, M. Saleh Mude, mengungkapkan bahwa, proses administrasi seperti visa, pengelola profesional, fasilitas plus, terbaik, tim dokter lengkap obat-obatannya, sampai makanan rasa Indonesia dan pendampingan pembimbing mumpuni, ada semuanya di manajemen DRW. “Saya ini sering menceriterakan ke banyak orang, terutama kepada teman dan keluarga, betapa nyamannya berhaji khusus bersama manajemen DRW. Saya bahkan mengklain diri telah merebut predikat haji mabrur,” kata M. Saleh Mude, mantan staf ahli Wakil Presiden M. Jusuf Kalla.
Kepuasan yang sama dirasakan Nadrah Izhari, mantan anggota DPR RI, yang mengungkapkan, bahwa biaya haji khusus DRW lebih murah dari travel penyelenggara haji plus lain, tapi fasilitas sama, dan memuaskan. “Bapak dan ibu insya Allah tidak rugi jika berhaji bersama manajemen DRW. Saya dkk telah mengalaminya, Alhamdulillah sangat memuaskan,” kata Nadrah Izhari, meyakinkan.
Di acara pembukaan menasik perdana untuk wilayah Indonesia bagian Barat ini, hadir hampir semua pengelola PT Dua Ribu Wisata, termasuk pembimbingnya KH. Tajuddin Hasan, H. Agus Rahmat Tanjeng, S.Ag, dan H. Agus Salim Hussein. M. Saleh Mude dan Imran BAK.
(M. Daksan)
