Reporter : Risyaji | Editor : Widi Dwiyanto
PANGKALPINANG, NEWSMEROPOL.id – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pangkal Balam terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri Crude Palm Oil (CPO) melalui layanan bongkar muat yang andal dan terintegrasi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Senin (08/06/2026).
Tingginya aktivitas bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pangkal Balam didominasi oleh CPO yang berasal dari perkebunan kelapa sawit di Pulau Bangka sebagai hinterland utama. Berdasarkan data tahun 2025, luas perkebunan sawit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 355.065 hektare dengan potensi produksi sekitar 4 ton per hektare. Selain CPO, turunan sawit seperti cangkang dan kernel juga menjadi potensi yang terus dikembangkan dalam layanan bongkar muat.
PTP Nonpetikemas Cabang Pangkalbalam mencatat kinerja throughput yang tetap bertumbuh hingga April 2026 dengan realisasi arus barang mencapai 552,4 ribu ton/m3. Capaian tersebut meningkat sebesar 5,64% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 522,9 ribu ton/m3. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi performa operasional serta pertumbuhan layanan di berbagai segmen yang dilayani.
Segmen curah cair menjadi salah satu kontributor utama dengan realisasi sebesar 197,7 ribu ton dan berhasil melampaui target sebesar 3,07%. Kemasan bag cargo turut mencatat pertumbuhan sebesar 4,59% dengan realisasi mencapai 105,7 ribu ton dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 101,1 ribu ton.
Pertumbuhan tertinggi dicatat pada kemasan general cargo dengan realisasi sebesar 20,8 ribu ton atau meningkat 18,87% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17,5 ribu ton, sekaligus melampaui target sebesar 2,01%. Kinerja positif juga ditunjukkan oleh kemasan curah kering yang mencapai 112,2 ribu ton atau tumbuh 11,84% dibandingkan capaian April 2025 sebesar 100,3 ribu ton.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam, Alamsyah menyampaikan, bahwa optimalisasi layanan curah cair, khususnya CPO, terus menjadi fokus utama perusahaan seiring besarnya potensi komoditas sawit di wilayah Bangka Belitung.
Ia menambahkan, bahwa berbagai inovasi operasional dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman, dan berkelanjutan.
“Kami terus melakukan penguatan layanan, khususnya pada penanganan CPO dan turunannya, melalui inovasi operasional yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga aspek keselamatan dan lingkungan,” ujar Alamsyah.
Kinerja operasional tersebut didukung oleh berbagai inovasi, salah satunya penerapan sistem portable drop tank yang dilengkapi pompa submersible untuk penanganan CPO. Inovasi ini mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan serta meningkatkan kapasitas pompa secara optimal.
Selain itu, penerapan sistem truck losing memungkinkan pelayanan hingga empat truk secara bersamaan. Dari sisi keselamatan dan lingkungan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam juga telah dilengkapi dengan sistem penanganan tumpahan minyak (oil spill response) berupa oil boom, bahan pengurai, serta kapal penunjang.
Kedepan, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam tengah menyiapkan inovasi tambahan berupa tudung drop tank agar kegiatan pemuatan tetap dapat berlangsung saat hujan. Dengan rata-rata curah hujan mencapai 12 hari per bulan, inovasi ini diproyeksikan dapat meningkatkan kapasitas pemuatan hingga 5.280 ton per bulan.
Selain CPO, pengembangan layanan juga dilakukan pada komoditas turunan sawit. Sejak pertengahan 2025, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam telah melayani pemuatan cangkang sawit, yang turut berkontribusi terhadap pertumbuhan kinerja curah kering di pelabuhan.
Sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam didukung fasilitas lengkap dengan panjang dermaga mencapai 649 meter serta berbagai peralatan bongkar muat dan area penumpukan yang memadai.
PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam melayani komoditas dari sektor pertanian, perkebunan, dan pertambangan yang menjadi penggerak utama perekonomian daerah. Hal ini sejalan dengan posisi sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan di wilayah Bangka Belitung. PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam beroperasi di Pangkal Balam dan Belinyu.
Pelabuhan Pangkal Balam mengoperasikan terminal multipurpose yang meliputi Dermaga Beton, Dermaga Sheet Pile 1, Dermaga Sheet Pile 2, Dermaga Perahu Layar, Dermaga Ketapang I, serta fasilitas trestle yang mendukung aktivitas bongkar muat berbagai komoditas. Pelabuhan ini melayani berbagai jenis komoditas seperti pupuk, semen, bahan bangunan, karet, bungkil, cangkang, dan petikemas.
Melalui dukungan fasilitas, inovasi, dan pengembangan layanan tersebut, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam terus memperkuat perannya sebagai simpul logistik strategis dalam mendukung rantai pasok industri sawit, sektor pertambangan, dan agroindustri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
