Reporter : Jamal Hengki | Esitor : Widi Dwiyanto
PAPUA, NEWSMETROPOL.id – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia.
Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport Indonesia yang kini dijaga ketat oleh personel TNI, pascaserangan KKB Papua bulan lalu. Lucky juga bergerak memeriksa lokasi serangan mematikan KKB terhadap karyawan PT Freeport.
Lucky menyebut TNI mengambil langkah antisipatif dan terukur dengan memperkuat titik pos keamanan PT Freeport Indonesia sebagai upaya menjaga stabilitas nasional.
Penguatan ini mencakup peningkatan jumlah dan kesiapan personel yang profesional dan responsif, penguatan struktur serta ketahanan pos keamanan, serta modernisasi persenjataan guna menghadapi berbagai potensi ancaman.
Selain itu, TNI juga menempatkan kendaraan taktis produksi dalam negeri seperti panser Anoa buatan Pindad di sejumlah titik strategis sebagai bentuk kesiagaan.
Langkah ini diiringi dengan peningkatan patroli terpadu, pengawasan intensif, serta sinergisitas dengan aparatur penegak hukum dan keamanan lainnya, serta tokoh adat atau agama, yang semakin intens tiap harinya.
Pada prinsipnya, Lucky memastikan komitmen utuh TNI untuk memastikan kondusivitas dan keamanan seluruh objek vital nasional tetap terjaga, sehingga roda pembangunan nasional, khususnya di Papua, dapat terus berputar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah.
