IMG-20230820-WA0014

Reporter : Harun Suprihat | Editor : Widi Dwitanto

SERANG, NEWSMETROPOL.id – Satlantas Polres Serang lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Evakuasi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Serang-Tangerang tepatnya di Kampung Sawo, Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang pada Sabtu (19/08/2023) malam.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara motor tewas dilokasi kejadian. Korban tewas setelah diserempet sebuah dump truk yang sedang melaju.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ipda Sandhi Pribadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Saat ini, kasus kecelakaan itu masih dalam proses penyelidikan.

“Kejadian pada Sabtu (19/08) malam di Jalan Raya Serang-Tangerang tepatnya di Kampung Sawo, Desa Julang. Ada satu korban jiwa,” kata Sandhi, Minggu (20/08/2023).

Baca Juga:  Kapolda Banten Ucapkan Selamat HUT ke-27 Kota Cilegon, Tekankan Semangat Kolaborasi dan Inovasi

Sandhi menjelaskan kronologis peristiwa tersebut dimana awalnya korban bersrepetan dengan motor yang mengakibatkan korban hilang kendali.

“Informasi yang diperoleh, kasus kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.25 WIB. Kecelakaan berawal saat korban yang mengendarai motor Yamaha Aerox dengan nomor polisi A-4134-BXX melaju dari arah Serang menuju Tangerang,” ucap Sandhi.

“Tiba dilokasi kejadian, korban diduga berserempetan dengan sepeda motor yang belum diketahui identitasnya dan menyebabkan motor korban hilang kendali, disaat motor hilang kendali, korban mengalami serempetan dengan sebuah dump truk yang belum diketahui identitasnya,” jelas Sandhi.

“Serempetan tersebut menyebabkan korban tewas dilokasi kejadian. Sementara, sopir dump truk telah melarikan diri dari lokasi kejadian,” tambahnya.

Sandhi mengungkapkan, korban tewas akibat kecelakaan tersebut telah dievakuasi ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara Serang. Sementara motor korban diamankan di Mapolres Serang.

“Untuk kendaraan korban sudah kami amankan. Untuk sopir dump truk yang diduga telah berserempetan dengan korban masih kami lakukan penyelidikan,” tutup Sandhi.

KOMENTAR
Share berita ini :