IMG-20230624-WA0007

Reporter : Efan Baitanu | Editor : Widi Dwiyanto

NTT, NEWSMEROPOL.id – MO(50) Warga RT 016/RW 008 Dusun D Desa Boentuka Kecamatan Batuputih Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur, ditemukan tewas pada hari Sabtu (24/06/2023) Sekira Pukul 07:00 Wita tadi pagi tepatnya di rumah kebun milik Saksi Ruben Selan.

Kapolres TTS Polda NTT AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIk., MH., melalui Kasat Reskrim IPtu Joel Ndolu, SH., MH., menjelaskan, bahwa berdasarkan fakta-fakta hasil olah TKP dan Interogasi beberapa saksi menyimpulkan korban diduga kuat nekat bunuh diri karena stres di kejar petugas koperasi pinjaman harian yang cukup banyak setiap hari sehingga begitu banyak utang yang melilit korban, maka korban nekat bunuh diri.

Kronologis kejadian berdasaekan hasil olah TKP sebelum meninggal. Kamis (22/06/2023) lalu , korban MO (50) meminta ijin kepada suami Lasarus Kollo (52) untuk pergi membantu memasak pada acara syukuran Imam Baru di Gereja Katolik Fatumetan Kecamatan Batuputih Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Baca Juga:  Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyakKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan

Selanjutnya sekira pukul 10:00 Wita dikala itu korban menuju ke tempat koperasi untuk membayar cicilan hutang di Koperasi dan saat itu korban tidak kunjung pulang hingga larut malam keluarga mulai gelisah dan mencari korban mulai pukul 20:00 Wita hingga Jum’at (23/06/2023) pukul 08:00 Wita korban tidak di temukan.

Pada hari Sabtu (24/06/2023) sekira pukul 04:00 Wita subuh korban sempat misscall hand pone dua kali kepada anak mantu Adriana Teflain namun setelah di telpon balik korban tidak menjawab berulang kali.

Korban kemudian di temukan Ruben Selan (49) pemilik rumah kebun yang menjadi TKP datang ke rumah korban dan memberitahukan kepada keluarga korban bahwa korban meninggal gantung diri di rumah kebun yang dikelolanya.

“Dari kesimpulan hasil olah TKP pada sekujur tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan, korban murni meninggal bunuh diri dengan cara gantung diri, motif korban bunuh diri diduga kuat korban bunuh diri dengan cara gantung diri karena korban terlilit hutang di beberapa koperasi pinjaman harian, sehingga korban tidak mampu membayar, maka korban stres karena cicilan yang cukup banyak tak kunjung lunas maka korban memilig mengakhiri hidup dengan cara gantung diri,” Jelas Kasat Joel.

“Sementara hasil visum et repertum luar oleh Dr. Mersi Vera Langko dokter pada Puskesmas Batuputih, menjelaskan bahwa korban meninggal kurang dari 6 jam belum terjadi kaku mayat, dan ciciri korban meninggal gantung diri lidah tergigir menjulur keluar dan mata melonjok ke luar,” Tutup Kasar Reskrim Iptu Joel Ndolu.

KOMENTAR
Share berita ini :