IMG-20230524-WA0009

Reporter : Efraim Baitanu | Editor : Febry Ferdyan

NTT, NEWSMETROPOL.id – Y.A.S. (27) warga RT.017 RW. 006, Desa Bosen, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan adalah karyawan PT PLN SoE meninggal dunia akibat tersengat arus listrik tegangan tinggi saat perbaikan jaringan di lokasi Oepates Desa Oinlasi, Kecamatan KiE, Kabupaten Timor Tengah Selatan sekitar pukul 13:30 Wita, Selasa (23/05/2023).

Kapolres Timor Tengah Selatan AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIK., melalui Kapolsek KiE Iptu Sunaryo, SH., menguraikan, bahwa pada pukul 14:00 wita pihaknya menerima informasi via telepon dari anggota Polsek Amanatun Selatan Aipda Robinson Muhuweni bahwa terjadi peristiwa kecelakaan tersengat arus listrik mengakibatkan Petugas teknis PT PL meninggal dunia.

Selanjutnya pada pukul 14:15 wita pihaknya didampingi anggota piket Aipda Jeri L. Kase, dan Kasium Aiptu Yulius Don Basa, Kanit Intelkam Aipda Dany Ninu langsung terjun ke TKP untuk melakukan olah TKP.

Tindakan penyelamatan pertolongan pertama kepada korban, korban langsung diantar ke Puskesmas Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan untuk dirawat pada pukul 14:30 wita karena korban masih hidup, dalam proses perawatan korban dinyatakan kritis sehingga dirujuk oleh Dokter Puskesmas Oinlasi oleh dr. Devi Muni langsung ke RSUD SoE, sedangkan barang bukti berupa 1 unit mobil Kren milik PT PLN jenis Toyota Rino Nompol: H 1981 DF langsung digeser ke Makopolsek KiE dan sejumlah saksi mata para petugas PLN lainnya untuk menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan Keterangan saksi-saksi yakni Yantri V M Lasi Karyawan PT PLN SoE , Yohanis Oscar Boyangraba, Gebi Taneo, Nando Naif, Eliardus Eki, menjelaskan kronologis kejadian sebelumnya bahwa berhubung jaringan listrik area Niki-niki Oinlasi mengalami gangguan sejak Senin (22/05/2023) sampai hari Selasa (23/05/2023) kemarin dengan jenis kerusakan tersebar di beberapa titik sehingga mereka melakukan perbaikan jaringan dengan membagi tim tersebar di beberapa titik berdasarkan alat deteksi ultrasonik sehingga mereka melakukan perbaikan membagi tiga tim perbaikan.

Tim I di Kordinir oleh Saksi I Yantri V. M. Lasi melakukan perbaikan jaringan dari arah Oenai menuju ke arah Oinlasi, sedangkan tim lain melakukan perbaikan dari arah Belle dan Kokoi, pada titik ke III TKP Oepates oleh kordinator tim memastikan jalur dalam posisi aman sehingga korban diperintah menggunakan APD siap mengganti isolator yang rusak.

Diuraikan lebih jauh, bahwa saat Kren sudah dinaikan oleh Operator Yohanis Oscar Boyangraba, korban dalam posisi sudah berada diatas ketinggian posisi kerusakan hendak melakukan pergantian isolator tiba-tiba terkena strom tegangan tinggi 2000 KV sehingga operator juga yang berada dibawah ikut terkena sengatan strom arus tinggi sehingga oleh petugas PLN lainnya dan masyarakat sekitar berusaha menyelamatkan korban dalam kondisi terbakar diatas kabel membantu menarik paksa pengontrol Kren sehingga korban terjatuh dari atas ketinggian dalam kondisi tubuh hangus terbakar.

“Korban akhirnya meninggal dunia ditengah perjalanan di wilayah Desa Nusa, Kecamatan Amanuban Barat sekitar pukul 16:00 Wita dalam perjalanan rujuk dari Puskesmas Oinlasi menuju RSUD SoE, kesimpulan Kepolisian dari uraian kronologis keterangan para saksi disimpulkan bahwa diduga kuat adanya kelalaian dari kordinator petugas perbaikan jaringan yang tidak efektif mengontrol arus pada titik perbaikan terjadinya peristiwa mengeaskan tersebut,” tutup Kapolsek KiE Iptu Sunaryo.

KOMENTAR
Share berita ini :