Penulis : Kontributor Pendim 1621/TTS | Editor : Efraim Baitanu Fan
NTT, newsmetropol.id – Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan, SH., MM., dan beberapa Anggota Kodim 1621/TTS mengikutu kegiatan fun bike (sepeda santai) oleh Polres TTS dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-76 yang digelar serentak seluruh Indonesia.
Rute kegiatan sepeda santai dilakukan Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIK., didampingi oleh Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan, SH., MM., mengangkat bendera start tanda dimulainya sepeda santai.
Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, S.I.K, mengatakan, bahwa kegiatan bersepeda santai ini digelar dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara yang ke-76 yang digelar serentak seluruh Indonesia.
BACA JUGA : Kapolres TTS dan Dandim 1621 Pimpin Fun Bike Bersepeda Serentak Seluruh Indonesia di Kabupaten TTS
BACA JUGA : Meriahkan HUT ke-76 Bhayangkara, Pangdam Hasanuddin dan Kapolda Sulsel Fun Bike Bersama
Di samping ajang olahraga bersama TNI-Polri ini, selain memperingati Hari Bhayangkara ke-76, tujuan utama kegiatan ini untuk memupuk dan menjaga Soliditas antara TNI-Polri.
Lebih jauh Kapolres Gusti menguraikan, bahwa kegiatan ini menunjukan bahwa TNI/Polri,dan Pemerintah Daerah Kabupaten TTS selalu Kompak dan Solid.
“Bukan hanya dalam pelaksanaan tugas saja, tetapi dapat fi wujutkan dalam kehidupan bermasyarakat sosial budaya kita selalu berdampingan demi pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu Dandim 1621/TTS Letkol Arm Roni Hermawan, SH., MM., Juga menyampaikan selamat ilang tahun Bhayangkara yang ke-76 semoga TNI-Polri tetap kompak.
“Kegiatan ini selain memperingati Hut Bayangkara yang ke-76 juga dapat menjaga stamina dan kebugaran fisik kita apalagi di masa Pandemi Covid 19 kita kebanyakan terkurung , duduk banyak , makan banyak dan tidur banyak sehingga melalui momentum ini kita benar2 membangun solidaritasi untuk ber olah raga bersama tentunya,” ujarnya
Kendati demikian Dandim Hermawan berharap kegiatan ini sering-sering dilakukan, jangan tungu pas moment hari raya baru dilakukan itu sudah menyalahi prosesdur kesehatan.
