384 botol Miras milik Fernando yang diamankan oleh aparat TNI Satgas Yonif 621/Maunutung.
Nunukan, Metropol – Sebanyak 384 botol Minuman Keras (Miras) berbagai jenis berhasil diamankan oleh aparat TNI Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 621/Manuntung RI-Malaysia.
Pengamanan Miras tersebut dilakukan di daerah Pos Dalduk, Desa Apas, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan.
Komandan Batalyion (Danyon) Pamtas 621/Manuntung, Letkol Inf Rio Neswan, SE melalui Danpos Dalduk Sertu Bambang Subarjo mengatakan, penahanan Miras tersebut terjadi pada Selasa (19/12) lalu.
Pada saat itu, sekitar pukul 23.30 Wita, sebuah mobil Pick Up Daihatsu dengan Nomor Polisi (Nopol) KT 8767 Ri sedang melintas di Depan Pos Dalduk dengan sopir, Fernando (33).
Ketika di lakukan pemeriksaan pada mobil tersebut, aparat TNI menemukan Miras jenis botolan yang di simpan dibagian bak belakang mobil.
“Ketika anggota melakukan pemeriksaan ke bagian belakang mobil, ternyata benar, sebanyak 384 Miras berhasil ditemukan dari berbagai jenis merk,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, dari pengakuan pemilik Miras tersebut, bahwa Miras yang terdiri dari Labour 24 botol, bir bintang 96 kaleng serta diablo sebanyak 264 kaleng akan di perjual belikan kembali. Namun, karena hal tersebut sudah melaggar peraturan yang ada, sehingga barang milik Fernando tersebut terpaksa diamankan.
Sementara itu, untuk pemilik Miras tersebut hanya diberikan surat peryataan agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar peraturan lagi.
“Barang bukti yang ditemukan oleh anggota terpaksa di amankan dulu.
Untuk Pemilik Miras dan mobil hanya di buatkan surat pernyataan agar tidak melakukan perbuatannya lagi dan bersedia, miras miliknya itu untuk dijadikan barang bukti,” bebernya.
Lebih jauh dijelaskannya, mendekati perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2018, tentu kewaspadaan dari aparat Satgas Pamtas 621/Manuntung akan ditingkatkan lagi.
Mengingat pada perayaan momen tersebut, tentu cukup banyak penyeludupan-penyeludupan yang memanfaatkan momen tersebut.
“Tentu ini perlu kewaspadaan dari setiap anggota harus di tingkatkan lagi. Mengingat menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, tentu banyak penyelundupan yang memanfaatkan momen itu. Dan tentunya, peningkatan dan pengawasan setiap kendaraan yang melintas tetap terus dilakukan,” tutupnya.
(Ram/Guntur)
