Menpan RB., Drs. Syafruddin M.Si., saat menabuh genderang pembukaan PSBM XIX di Makassar, Minggu (16/6).
Makassar, NewsMetropol – Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke XIX tahun 2019 yang digelar di gedung Wisma Negara Kawasan Centre Poin Of Indonesia (COI) Makassar, dibuka secara resmi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI., Drs. Syafruddin M.Si., mewakili Wakil Presiden RI., H. M. Jusuf Kalla, Minggu (16/6).
Pembukaan ini ditandai dengan penabuhan gendang oleh Menpan RB bersama para tokoh nasional dan tokoh daerah Sulsel.
Pertemuan para Saudagar atau Pengusaha ini mangangkat tema “Bersinergi Memajukan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal” menghadirkan 1000 Saudagar atau Pengusaha Bugis Makassar yang berada didalam negeri maupun diluar negeri, sejumlah tokoh nasional dan tokoh daerah Sulsel pun juga turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Sekprov Sulsel DR. Abdul Hayat Gani M.Si selaku ketua Panitia PSBM XIX menyampaikan ucapan terimah kasih kepada para pengusaha yang sempat hadir dalam pertemuan ini.
Selain sebagai ajang silahturrahmi, acara ini juga bertujuan untuk mengajak para pengusaha untuk bersinergi dengan Pemerintah membangun perekonomian daerah, khususnya daerah Sulsel.
“Pengusaha yang hadir dalam pertemuan ini bukan hanya pengusaha dari dalam negeri, ada juga dari Belanda, Mesir, Australia dan lain lain,” paparnya.
Sementara itu, Menpan RB RI., Drs. Syafruddin M.Si, yang mewakili Wakil Presiden RI., memuji kesuksesan para pengusaha dari Sulsel, bukan hanya didalam negeri tapi kesuksesan para saudagar Sulsel ini telah mendunia.
Untuk itu kata Syafruddin, melalui PSBM XIX ini bisa menjadi wadah bersatunya para Saudagar atau Pengusaha dari Sulawesi Selatan dalam rangka memajukan bangsa.
“Atas nama Wakil Presiden RI H.M Jusuf Kalla, saya mengucapkan selamat atas terlaksananya Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XIX 15-16 Juni 2019, semoga dengan adanya acara ini para pengusaha Bugis Makassar bisa bersatu dan ikut berperan serta dalam membangun daerah, khususnya daerah Sulawesi Selatan,”ungkapnya.
(Jamal/Ahkam)
