IMG-20200204-WA0043

Jenazah Nenek Mariam, saar dievakuasi warga bersama aparat Polsek Mallusetasi.

Barru, NewsMetropol – Seorang warga didesa Nepo, ditemukan telah meninggal dunia karena hanyut dan terseret arus sungai sejauh 1,5 kilometer, di Sungai Pakka desa Nepo Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, Selasa (4/2).

Korban bernama Mariam (63), yang merupakan warga dusun Pakka desa Nepo Kecamatan Mallusetasi.

Saksi mata ditempat kejadian, Abdullah (34), mengatakan bahwa dia bersama Mariam (korban) berangkat dari rumah menuju kebun dan melintasi sungai Pakka yang mana pada saat itu, aliran arus sungai cukup deras.

“Saat mau menyeberang sungai saya memegang tangan Mariam (korban) untuk membantu menyeberangi sungai, namun ditengah sungai tangan Mariam (korban) terlepas dari pegangan tangan saya, dan hanyut terbawa arus yang deras,” ungkap Abdullah dengan nada sedih.

Baca Juga:  A-PPI Magelang Raya Tegaskan Solidaritas Pers, Jangan Alergi pada Wartawan Lain

Lanjut Abdullah menuturkan, bahwa saat melihat korban hanyut terbawa arus, dia dan satu orang temannya dengan spontan berusaha menolong korban dengan cara berenang namun korban tidak bisa digapai karena terbawa arus sungai yang cukup deras. Tak berhenti sampai disitu, Abdullah bergegas naik ke tepi sungai dan kembali mengejar korban menyusuri tepi sungai hingga sekitar 20 meter dan korban sudah tidak nampak lagi karena hilang/tenggelam ditelan derasnya arus sungai.

“Karena usaha untuk mengejar Mariam (korban) yang terseret arus sungai tidak berhasil, maka kamipun kembali ke pemukiman warga di Pakka untuk meminta bantuan warga melakukan pencarian bersama sama,” ujar Abdullah.

Kejadian ini dibenarkan oleh pihak Kepolisian. Kasubag Humas Polres Barru AKP Sainuddin mengatakan bahwa korban bernama Mariam yang tenggelam di Sungai Pakka ditemukan dari jarak 1,5 kilometer dari tempat awal korban terseret.

Baca Juga:  A-PPI Magelang Raya Tegaskan Solidaritas Pers, Jangan Alergi pada Wartawan Lain

“Korban yang merupakan Lansia ini dievakuasi dari dalam sungai sekira pukul 08:30 wita, korban ditemukan tersangkut diranting kayu dalam keadaan sudah meninggal dunia, kemudian warga bersama personil Polsek Mallusetasi membawa korban kerumah duka untuk disemayamkan,” ujarnya.

(Ahkam)

KOMENTAR
Share berita ini :