Reporter : Handono | Editor : Widi Dwiyanto
PEKALONGAN, NEWSMETROPOL.id – Polres Pekalongan telah membuka Pos Pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru (NATARU) 2025-2026, yang beroperasi 24 jam untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Hal itu diungkapkan oleh Ipda Suharno, yang juga menjabat sebagai Kapos PAM Lilin Candi Pospam Kedungwuni dan Paur Subekpalbaglog di Polres Pekalongan, Minggu (21/12/2025).
Polres Pekalongan saat ini membuka 3 Pos Pengamanan dan Pelayanan Nataru, diantaranya berada di Alun – Alun Gemek Kedungwuni, Exit Tol Bojong, dan Rest Area 338 Pemalang Batang Tol Road.
Pos pengamanan NATARU ini berjalan mulai tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan personel yang dibagi menjadi dua regu. Setiap regu terdiri dari 10 personel Polri, 3 penaga kesehatan, dan 2 personel TNI.
“Aktivitas kita di pos ini adalah melayani masyarakat apa saja yang dibutuhkan, mulai dari pertolongan, pengaturan lalu lintas, sampai penanganan surat kehilangan,” ujar Ipda Suharno.
Selain pelayanan, pihak Kepolisian juga memberikan serangkaian himbauan keselamatan khusus bagi pemudik dan warga lokal selama masa NATARU.
Untuk pemudik, diimbaukan untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, mengikuti aturan lalu lintas, tidak mengemudi saat lelah dan dilarang mengonsumsi alkohol, dan menyimpan barang berharga dengan baik.
Sedangkan untuk warga lokal, diingatkan untuk mengunci rumah saat keluar berpergian, tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka, dan waspada terhadap penipuan yang sering terjadi saat musim perayaan.
Selain itu, mengikuti anjuran Bupati Dr. Fadia A Rafiq dan Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si, perayaan tahun baru yang hingar-bingar seperti “pawai-pawai” atau acara di jalan raya dilarang agar tidak memacetkan dan mengganggu kegiatan masyarakat.
Sebagai gantinya, Kabupaten Pekalongan akan menggelar “Pekalongan Bersolawat” sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap saudara di Aceh, Sumatera yang sedang dalam sungkawa.
Kegiatan ini bersifat keagamaan dan diharapkan dapat membuat perayaan NATARU berjalan dengan lancar, aman, dan terkendali.
