Reporter : Firman | Editor : Widi Dwiyanto
LEBAK, NEWSMETROPOL.id – Diduga merasa tidak puas setelah dirinya diberitakan di beberapa media online terkait perilaku yang disebut-sebut arogan, seorang wartawan bernama JDN alias JY (juga menggunakan nama JYD) dari salah satu media online Kabupaten Lebak memberikan respons mengejutkan, bahkan mengajak pihak yang meliputnya untuk bertemu dan mengusulkan duel.
Diketahui, ia menjabat sekaligus sebagai Pimpinan Perusahaan, Pimpinan Redaksi, dan wartawan dengan menggunakan dua nama berbeda. Perusahaan yang dijalankannya juga masih berada di bawah naungan salah satu media online lain di Kabupaten Lebak.
Merespons viralnya pemberitaan tersebut, JY mengajak pihak yang meliputnya untuk bertemu langsung.
“Laporkan jangan cuma bikin opini aja, laporkan biar jelas dan terbuka. Saya tunggu buktiin kalau kamu wartawan paling hebat. Kita dua aja ketemu, ayo tentuin tempatnya. Saya tunggu laporannya. Kalau bisa jangan bawa siapapun, lebih baik duel,” ucapnya dengan nada kesal pada Jumat (06/02/2026).
Menanggapi hal ini, Luki , Kabid Investigasi dan Advokasi LSM JAMBAKK Provinsi Banten menegaskan, bahwa perilaku JY tidak mencerminkan etika seorang jurnalis.
“Kalau memang JY adalah seorang jurnalis, seharusnya paham Kode Etik Jurnalistik dan etika Pers, serta memberikan contoh yang baik, bukan malah seperti itu,” ujarnya, Minggu (08/02/2026).
Menurut Luki, perilaku yang terkesan arogan dan berbau premanisme akan merusak citra dan nama baik Pers secara keseluruhan.
“Padahal kebebasan Pers yang berdasarkan UU No 40 Tahun 1999 mengharuskan insan Pers bekerja profesional dan sesuai peraturan yang berlaku, bukan sesuka hati sendiri,” pungkasnya. (***)
