IMG-20220512-WA0033

Penulis : Syaripudin Uwa Endin | Editor : Febry Ferdyan

LEBAK, newsmetropol.id – Rumah seorang warga di Kampung Cimangpang, RT. 001 RW. 003, Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak runtuh di terjang banjir sekira pukul 11.30 WIB, Rabu (11/05/2022).

Seorang janda tua ditinggal mati bernama Sutar (55 th) itu menceritakan, bahwa sejak semalam hujan turun sangat deras sehingga Sutar besama kedua anaknya tidak merasakan tanda atau gejala apapun, namun secara tiba-tiba air masuk dari pintu depan dengan cepat semakin penuh air di dalam rumah.

BACA JUGA : Naik Tipe C, Kapolda Banten Resmikan Peningkatan Tipologi Polresta Serang Kota

BACA JUGA : Kapolres Lebak : 13 Pelaku Pengeroyokan di Muncang Ditetapkan Tersangka

Kemudian, lanjut istri almarhum Eman itu langsung berinisiatif bersama anaknya untuk mejebol dapur agar air keluar, tetapi setelah di jebol sepotong rumahnya ambruk dan perabotan banyak yang ikut hanyut terbawa air, akhirnya Sutar dan kedua anaknya hanya bisa menyelamatkan diri dari banjit tersebut sehingga tidak dapat menyelamatkan perabotan yang hanyut terbawa arus.

Sutar menyampaikan harapannya kepada NEWSMETEOPOL.com, Kamis (11/05/2022), dikatakannya bahwa keluarganya sangat membutuhkan bantuan dari pihak dermawan dalam membantunya saat ini.

“Saya memohon kepada siapa saja, dimana saja, pemerintah kebupaten maupun provinsi seyogyanya bisa membantu untuk memperbaiki rumah saya,” ujarnya.

“Saya juga mengucaokan terimakasih sekali kepada seluruh warga masyarakat Kampung Cimangpang RT. 001 yang telah membantu, sekali lagi saya mohon bantuannya kepada siapa saja dimana saja untuk memperbaiki rumah sayah,” tutur Sutar.

Di tempat yang sama, Kasi Trantib Kecamatan Panggarangan Agus Sumardi, SPd., mengatakan, bahwa dari pihak Kecamatan Panggarangan turut sangat prihatin atas keadaan rumah Sutar.

“Kami dari kecamatan akan langsung melaporkan ke kabupaten atas kejadian ini,” katanya.

Agus juga berharap bahwa semoga BPBD di Kabupaten maupun provinsi segera mungkin dapat mengambil tindakan karena dikhawatirkan ada banjir susulan akibat keadaan cuaca akhir-akhir ini.

“Sekali lagi semoga bantuan-bantuan dari siapa saja yang merasakan iba bisa memberikanya secara langsung karena diperkirakan kerugian rumah teh Sutar puluhan juta,” katanya.

Berdasarkan pantauan newsmetropol.id terdapat rumah warga bernama Jupri tampak sudah hampir roboh akibat tergerus air sungai.

KOMENTAR
Share berita ini :