Penulis : Kontributor Pendim 1621 TTS | Editor : Efraim Baitanu Fan
NTT, newsmetropol.id – Kerja keras Babinsa 1621 TTS -04 Koramil Amanatun Utara Sertu Fransiskus Tahun untuk menuntaskan fisik pembangunan Gereja GMIT Eklesia Kuafeu yang bersumber dari bantuan Kodam IX Udayana di Desa Sono, Kecamatan Amanatun Utara bersama masyarakat setempat saat ini sudah mencapai fisik 80 persen.

Demikian di jelaskan Dandim 1621 TTS Letkol Arm Roni Hermawan, SH., MM., melalui Danramil 1621-04 Amanatun Utara Lettu Inf Marten Tefa, Senin (08/05/2022), di Makodim 1621 TTS mengatakan, bahwa kerja keras Babinsa dan masyarakat dan tokoh agama di Desa Sono, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten TTS untuk menuntaskan bantuan Kodam IX Udayana melalui pembangunan gereja Eklesia selama ini sangat baik dan semangat gotong royong sangat nampak itu sebabnya pembangunan yang baru berjalan tiga bulan sudah mulai nampak fisik mencapai 75 persen.
BACA JUGA : Usai Diberikan Makanan dan Minuman, Korban Terjatuh Pohon Meninggal Dunia di TTS
BACA JUGA : Warga Sinjai Dilaporkan Hanyut Terbawa Arus Sungai, Brimob Bone Terjunkan Tim SAR
Menurut Marten Tefa peran serta seluruh masyarakat Desa Sono baik itu pemuda, masyarakat umum dalam bergotong royong membangun rumah ibadah sangat solid di mana taeget pembangunan yang targetnya mencapai dua sampai tiga tahun baru tuntas, ternyata faktanya baru tiga bulan fisik pekerjaan pembangunan gedung gereja GMIT Eklesia Kuafeu sudah mencapai 80 persen.
Dengan demikian mewakili masyarakat setempat Lettu Inf Marten Tefa menyampaikan terimakasih kepada Pangdam IX Udayana atas program pemberdayaan perehapan dan perbaikan gedung rumah ibadah khususnya di Desa Sono.
“Kiranya Tuhan yang balas semuanya,” tutup Lettu Inf Marten Tefa.
