Penulis : Irsal Pili | Editor : Febry Ferdyan
BLITAR, newsmetropol.id – Ditengah masih langkanya minyak goreng di pasaran akibat distribusi yang masih tersendat, Pemkab Blitar bersama Disperindag menggelar operasi minyak goreng curah sebanyak 6.000 liter di Lapangan Bola Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar pukul 08.00 WIB sampai selesai, Jum’at (22/04/2022).
Operasi pasar di Lapangan Bola Desa Kalipucung tersebut sebagai sentral pembelanjaan minyak goreng curah dimana pembelian dibatasi dan tidak melebihi 5 (lima) liter perorang dengan harga Rp14.000 per liter.


Setiap pembeli harus membawa serta menyerahkan fotocopy KTP dan uang saat dipanggil satu persatu oleh panitia sesuai urutan antrian pada waktu kedatangannya.
BACA JUGA : Bupati Blitar Serahkan 1.313 Petikan SK PPPK Guru Tahap I Formasi Tahun 2022
BACA JUGA : Pemkab Blitar Cairkan Bantuan Dana Hibah 75 Tempat Ibadah
Sebagaimana pantauan newsmetropol.id bahwa puluhan warga dari berbagai desa di Kecamatan Sanan Kulon itu telah antri sejak pagi meski operasi pasar belum dimulai.
Plt Camat Sanan Kulon Basuki Wibowo mengatakan, bahwa Pemkab Blitar bersama Disperindag telah melaksanakan operasi pasar minyak goreng curah sebanyak 6.000 liter untuk warga Kalipicung.
Diharapkan adanya kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, terutama saat menjelang bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri yang akan jatuh pada tanggal 02 Mei 2022, selain itu mudah-mudahan bisa membantu para pedagang kecil.


“Dengan adanya kegiatan ini mereka sangat terbantu, saya atas nama Camat Plt Sanan Kulon mengucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati Mak Rini, dan juga Wakil Bupati bapak Rahmat Santoso atas operasi pasar murah ini karena meringankan beban ekonomi warga Kecamatan Sanankulon,” jelas Basuki.
Di tempat yang sama Kabid Pengelola Pasar Supartiningsih juga menyampaikan, bahwa kegiatan operasi pasar ini sudah dilaksanakan hampir di 22 kecamatan, bahkan sebelum ada kebijakan HET satu harga minyak goreng dari pemerintah pusat, Kabupaten Blitar juga sudah mengadakan operasi pasar minyak goreng dalam kemasan premium.
“Ini semua dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Blitar untuk membantu masyarakat pada saat harga minyak goreng melambung tinggi,” pungkasnya.

