Penulis : Efraim Baitanu | Editor : Febry Ferdyan
NTT, newsmetropol.id – Sedikitnya 2.234 Personil gabungan TNI-Polri melaksanakan pengamanan ketat terhadap Kunjungan Presiden RI ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari Kamis (24/03/2022) besok.
Demikian Sambutan Mayjen TNI Sonny Aprianto, Pangdam IX/Udayana yang diwakili oleh Kepala Logistik Korem 161 Wirasakti Kupang Kolonel CPL Budi Utomo ketika memimpin upacara gelar pasukan gabungan bersama TNI-Polri, dan Pemda di halaman kantor Bupati TTS, Nusa Tenggara Timur, Rabu (23/03/2022) pagi.
Dalam sambutannya Kolonel Budi Utomo mengatakan, bahwa sedikitnya 2.234 personil gabungan TNI-Polri akan melakukan pengamanan secara ketat terhadap kunjungan kerja1+Presiden RI di Nusa Tenggara Timur khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Dijelaskannya, bahwa kunjungan Presiden di Kab. TTS merupakan suatu kehormatan yang harus dijaga dan dijunjung tinggi dalam berbagai tatanan agar situasi semakin kondusif demi menjaga marwah dan kehormatan budaya adat serta istiadat di Propinsi Nusa Tenggara Timur khususnya Kabupaten Timor Tengah Selatan.
“Selaku pimpinan Kodam IX Udayana yang menjaga kedaulatan Bali/Nusra kami selalu berkordinasi dengan Kapolda/ Kapolres/ Dandim dan Pemerintah baik itu Gubernur maupun Bupati dalam menjaga kedaulatan rakyat ,keamanan dan ketertiban yang berkaitan dengan kunjungan bapak Presiden RI ke wilayah teritorial kita,” katanya.
Dengan demikian melalui kesempatan ini berharap seluruh personil gabungan yang ada untuk menciptakan dan menjaga kondusifitas keamanan bagi masyarakat karena bersama rakyat kita kuat negara maju, untuk itu TNI/Polri harus bergandengan tangan bersama-sama masyarakat untuk menyukseskan kunjungan Presiden dari awal sampai akhir dengan baik aman dan tertib adanya.
“Tujuan upacara gelar pasukan untuk memeriksa kesiapan satuan yang mendapat tugas dan tanggung jawab pengamanan di lapangan baik itu di jalur rombongan maupun di lokasi kegiatan, serta mengecek secara fisik kesiapan personil yang akan di libatkan dalam pengamanan tersebut,” jelas Budi Utomo.
Mengakhiri sambutanya Kolonel Budi Utomo mengingatkan bahwa agenda kunjungan Presiden RI ke Kab. TTS adalah percepatan penurunan stunting di wikayah Kab TTS yang merupakan daerah jumlah stuntung tertinggi urutan 2 di Indonesia.
