saat memberikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan di hadapan ratusan warga binaan Rutan Kelas ll B Raha

Dandim 1416/Muna Letkol Arh. Hendra Gunawan, SE mensosialisasikan Wawasan Kebangsaan di hadapan ratusan warga binaan Rutan Kelas ll B Raha, Kabupaten Muna, Sultra.

Raha, Metropol – Komandan Kodim 1416/Muna Letkol Arh. Hendra Gunawan, SE menghimbau agar semua anak bangsa tidak melupakan sejarah perjalanan bangsanya.

“Jangan sekali-kali melupakan sejarah, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah perjalanan bangsanya,” ujar Hendra saat memberikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan di hadapan ratusan warga binaan Rutan Kelas ll B Raha, Minggu (8/10) kemarin.

Mantan Military Observer pada misi PBB di Misi MONUC dan MONUSCO di Republik Demokratik Kongo tersebut juga mengatakan, di masa lampau bangsa Indonesia adalah bangsa besar dan telah membuktikan dirinya sebagai salah satu bangsa yang memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin dan menjadi imperium besar.

Baca Juga:  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Hari Buruh Internasional

“Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit adalah bukti sejarah bahwa kita adalah bangsa pemimpin, bukan bangsa pengekor,” ujarnya lagi.

Namun, kata Hendra semua kebangaan tersebut pernah menjadi sirnah saat bangsa ini menjadi salah satu koloni dari bangsa-bangsa Eropa akibat dari mudahnya bangsa ini dicerai-beraikan.

“Dengan politik adu domba,  Belanda dapat menguasai kita bahkan menjajah kita selama ratusan tahun,” terang perwira yang pernah menjabat sebagai Komandan Tim Pengawal Pribadi Grup B Paspampres tersebut.

Kata Hendra, hal ini disebabkan karena semangat persatuan yang kita miliki tidak kokoh sehingga mudah di pecah belah.

Hendra mengatakan, agar sejarah kelam tidak berulang,  Sila ke tiga Pancasila hendaknya selalu dihayati dan diiplemantasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Tinjau Kopdes Merah Putih Karangdowo, Pasiter Kodim Klaten : Pembangunan Capai 100 Persen

“Janganlah kita mudah tercerai berai karena perbedaan, kulit,  suku, agama, bahasa apalagi karena perbedaan pilihan politik,” harapnya.

Mantan Staff Militer pada misi PBB MINUSCA di Republik Afrika Tengah ini menambahkan sebagai negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia menjadi tumpuan dan harapan serta magnet bagi bangsa-bangsa lain.

“Dahulu, bangsa Eropa mau menjajah Indonesia karena memiliki kekayaan rempah-rempah. Jangan sampai ini terulang,” tegasnya.

Selain warga binaan, dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga hadir Kepala Rutan Kelas  ll B Raha, LM Masrul, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan La Fatah,  Kepala Seksi Pengelolaan Rutan Rahmad Efendi dan seluruh pegawai Rutan Kelas ll B Raha.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :