Penulis : Wido | Editor : Febry Ferdyan
BOGOR, newsmetropol.id – Bupati Bogor, Ade Yasin melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Selasa (07/12/2022).
Dalam kunjungan tersebut Ade Yasin meninjau beberapa titik kegiatan pembangunan infrastruktur desa melalui program Satu Milyar Satu Desa (Samisade), diantaranya pembangunan jalan sepanjang 13.748 meter yang tersebar di 12 Desa, rehabilitasi 2 jembatan serta pembangunan TPT dan drainase.

Kunker diawali dengan kegiatan peresmian jembatan rawayan di Desa Pangaur, dilanjutkan dengan meninjau sekaligus meresmikan secara simbolis empat titik pembangunan infrastruktur desa yang didanai melalui program SAMISADE diantaranya, Jalan Samisade di Desa Bagoang, Desa Neglasari, dan Desa Setu serta rehab jembatan di Desa Siak.
Ade Yasin menyatakan, bahwa kepuasan pimpinan adalah ketika masyarakatnya bahagia, desanya maju masyarakatnya sejahtera, ketika masyarakat sejahtera maka kebahagiaan masyarakat akan meningkat. Untuk itu ia tengah berupaya bagaimana caranya desa membangun secara Bersama-sama.
“Yang penting Desa berubah, saya ingin Desa berubah hingga akhir 2023,” tegasnya
Menurutnya, masih ada dua tahun 2022-2023 Program Samisade, untuk itu segera bicarakan dengan tokoh masyarakat, RT dan RW jalan mana yang ingin dibangun, karena bantuan Program Samisade akan diberikan rutin setiap tahun.
“Saya melihat anggaran desa itu rata-rata di atas 3 milyar. Walaupun ada yang masih 2,9, tapi saya juga menghimbau kepada masyarakat Rp.1 milyar itu bukan untuk Kades tapi untuk membangun. Kades membangun, jika ingin uang bantuin pa Kades jadi pekerja, karena ini boleh dikerjakan bersama-sama tapi dengan syarat tidak boleh bagi penerima PKH, BLT, dan lainnya karena ini juga untuk pemulihan ekonomi. Padat karya ini diperuntukan bagi yang menganggur, kena PHK, jualannya berhenti, tempat wisata tutup, mereka bisa minta kerja tetapi yang sudah dapat Bansos tidak boleh karena ini untuk pemerataan,” paparnya.
Ade Yasin menegaskan, agar para Kades jeli dan hati-hati dalam mengelola dana bantuan Samisade karena akan diawasi oleh tim teknis dari kecamatan.
“Saya pastikan dana Samisade pertama lolos dari Pemda itu utuh kecuali pajak, ada aturan main yang sudah disepakati tim teknis dan Perbup, jadi harus sesuai aturan, harus hati-hati,” pungkasnya.
