Blitar, NewsMetropol – Koordinator Kepala Desa wilayah Kecamatan Kademangan Fendi Gira Santoso, S.Sos., mengatakan, adanya mutasi jabatan Camat se-Kabupaten Blitar yang dilakukan pada tanggal 05 Agustus 2021 diduga diakibatkan oleh oknum Pemerintah Kabupaten Blitar dan Tim Sukses Bupati dengan melakukan adu domba terhadap antar kepala desa.
Hal tersebut disampaikannya kepada NewsMetropol, Senin (23/08/2021).
Menurut Kepala Desa Jambe di Kecamatan Kademangan itu menjelaskan, bahwa pihaknya terpaksa harus bersuara dan melangkah demi terciptanya kondusifitas dan pelayanan publik yang maksimal di wilayah Kecamatan Kademangan gara-gara kebijakan atau keputusan Bupati Blitar yang tidak tepat dan cenderung diliputi dengan rasa kebenciaan.

“Kami para Kepala Desa di Kecamatan Pademangan terpakasa melayangkan surat kepada DPRD dan Bupati Blitar dengan menegaskan suatu sikap atas keadaan ini,” katanya.
Fendi mengatakan, hasil keputusan adanya mutasi Jabatan Camat tersebut membuat para kepala desa di wilayah Kecamatan Kademangan merasa gerah dan suasana pemerintahan di desa semakin tidak kondusif akibat adanya kepentingan pribadi dan intervensi terhadap pengambilan keputusan dengan cara-cara memfitnah antar para kepala desa dan camat.
“Ada krisis kepercayaan dari para kepala desa di wilayah Kecamatan Kademangan menyikapi mutasi dari Camat Kademangan yang diduga ada kejanggalan dan ada unsur ketidaksukaan dalam pengambilan keputusan mutasi tersebut,” ujarnya.
Fendi menyebutkan, pihaknya tidak menginginkan mutasi jabatan camat di Kabupaten Blitar dengan cara-cara adanya unsur fitnah atau adu domba seperti dengab tiba-tiba Camat Kademangan dipindah ke Kecamatan Selopuro.
Ditegaskannya bahwa para kepala desa di Kecamatan Kademangan baik-baik saja, nyaman dan semua permasalahan juga diatasi dengan seksama tidak ada permasalahan satupun.
Lanjut Fendi mengatakan, para kepala desa di Kecamatan Kadengan telah membuat surat pernyataan bersama dengan menyatakan bahwa semua itu adalah bohong dan fitnah kaitan dengan ada Tim Verifikasi yang tidak pernah ada untuk penilaian kinerja Camat yang datang ke desa-desa di Kecamatan Kademangan, namu sebaliknya para Kepala Desa sangat kehilangan figur pemimpin seperti Camat Kademangan yang tegas dan berani mengambil sikap serta humanis.
“Untuk itu kami mengharap kepada Bupati Blitar cepat mengambil langkah-langkah dengan mengembalikan jabatan Camat Kademangan di wilayah Kecamatan Kademangan karena kami sangat mengharapkan ide-de, pemikiran dan arahannya. Dab bila hal ini tidak dilakukan para Kepala Desa akan menyerahkan stempel desa kepada Pemerintah Kabupaten Blitar sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui NewsMetropol mencoba untuk menghubungi Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto dan Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah atas tanggapannya terhadap situasi dan keadaan tersebut, namun hingga berita ini dipublikasikan belum mendapatkan jawaban dan klarifilasi.
(IP)
