IMG-20210423-WA0165

Barru, NewsMetropol – Untuk melindungi masyarakat dari bahaya obat, kosmetik dan makanan yang tidak memiliki ijin edar dari BPOM, Anggota Komisi IX DPR RI drg. Hj. Hasnah Syam MARS bersama Balai Besar pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Sulawesi Selatan, gencar melakukan sosialisasi pemberdayaan masyarakat melalui komunikasi informasi dan edukasi (KIE) obat, obat tradisional, kosmetik dan pangan.

Sebelumnya, kegiatan sosialisasi ini telah dilakukan di beberapa kecamatan, dengan sasaran sosialisasi yaitu dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari warga desa, ibu ibu rumah tangga, kalangan lintas sektoral, kalangan millenial dan tenaga honorer lingkup Setda Barru.

Kali ini, dengan menghadirkan Kepala BB POM provinsi Sulawesi Selatan Dra. Hardaningsih, Apt, MHSM., didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Djalil A. Mappiare dan Kadis Kesehatan Barru dr. Amis Rifai, drg. Hj. Hasnah Syam MARS., yang juga selaku Ketua TP PKK Kabupaten Barru ini, kembali menggelar sosialisasi KIE obat, obat tradisional, kosmetik dan pangan kepada para Wartawan Barru dan Pengurus PKK Barru, di Lantai 6 Menara Kantor Bupati Barru, pada Jumat (23/4).

Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Hasnah Syam menjelaskan bahwa, kegiatan sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat bisa melindungi diri dari bahaya produk obat, kosmetik dan makanan yang tidak memenuhi syarat mutu dan keamanan produk. Selain itu kata Hasnah Syam, masyarakat bisa lebih cerdas dalam memilih obat, kosmetik dan makanan yang akan di konsumsi.

Baca Juga:  Pemkab Pekalongan Peringati May Day 2026, Perkuat Sinergi Tripartit Buruh, Pengusaha dan Pemerintah

“Untuk melindungi masyarakat dari bahaya obat, kosmetik dan makanan yang tidak bermutu atau tidak memiliki ijin edar dari BPOM., Komisi IX DPR RI bekerjasama dengan BBPOM Sulsel melakukan sosialisasi dengan melibatkan lintas sektoral yang terkait, guna membantu memberi edukasi kepada masyarakat khususnya insan pers yang terjun langsung ditengah masyarakat,” sebut Hasnah Syam dihadapan para Jurnalis Kabupaten Barru, Pengurus PKK, Tokoh Masyarakat, Pedagang, Pelaku Usaha UMKM, LSM dan Satgas Covid19.

Kemudian kata Istri Bupati Barru ini, kegiatan sosialisasi ini sebenarnya bisa melibatkan masyarakat sampai 500 orang, namun karena masih dalam masa pandemi Covid19, sosialisasi yang kita lakukan sekarang jumlah pesertanya terbatas.

Oleh karena itu menurut Legislator Senayan dari Fraksi Partai Nasdem ini, peran serta dari pada peserta yang hadir pada saat ini, diharapkan bisa ikut mensosialisasikan kepada para keluarga, tetangga dan masyarakat.

“Kebetulan disosialisasi ini hadir para wartawan, maka kami sangat mengharapkan peran serta para media untuk menyampaikan pengetahuan tentang produk obat, kosmetik dan makanan yang aman dan sehat untuk digunakan, kepada keluarga, tetangga dan masyarakat,” harap Hasnah Syam yang dikenal dengan panggilan bu dokter.

Baca Juga:  Pemerintah Kecamatan Panggarangan Gelar Pisah Sambut

Sementara itu, Kepala Balai BPOM Provinsi Sulawesi Selatan Dra. Hardaningsih, Apt, MHSM., menerangkan bahwa, program ini merupakan program bersama Anggota DPR RI Komisi IX dengan BBPOM Sulawesi Selatan yang merupakan mitra kerja.

”Disini kita akan memberi materi bagaimana Pengawasan Produk Obat dan Makanan serta Menjaga Keamanan Pangan dimasa Pandemi COVID-19. Informasi dan Edukasi (KIE) diberikan kepada masyarakat karena selama ini kurang mendapatkan pengetahuan tentang peran penting Badan POM dalam pengawasan obat dan makanan termasuk pemberian izin edar produk obat, obat tradisional, suplemen, kosmetik serta produk pangan,” terang Hardaningsih.

Sebelumnya, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Djalil A. Mappiare dalam sambutannya menuturkan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat penting sehingga kami berharap para peserta mampu mengikuti materi dengan baik.

”Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini sehingga dapat menjadi pengetahuan tambahan sehingga kita mampu menjadi konsumen yang cerdas,” tutup Djalil A. Mappiare.

(Ahkam)

KOMENTAR
Share berita ini :