Kodim TTS Kegiatan Pasca

NTT, NewsMetropol – Pasca bencana banjir bandang yang terjadi hari Sabtu (03/04/2021) lalu, membuat keadaan Dusun Toenunuh, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur cukup memprihatinkan.

Untuk pemulihan kondisi tersebut, Dandim 1621, Letkol CZI Koerniawan Pramulyo memerintah anggota Kodim 1621 TTS  untuk mendata kerusakan rumah warga, adapun hasil dari data yang diperoleh tercatat 121 rumah rusak sedang dan 78 rumah rusak berat.

Seiring dengan membaiknya kondisi cuaca, sebagian warga mulai kembali untuk memperbaiki dan membersihkan rumahnya masing-masing agar dapat ditempati kembali setelah masa tanggap darurat selesai yang akan dijadwalkan pada tangal 17 April 2021.

Personil Kodim 1621/TTS yang berada dilokasi diperintahkan melanjutkan tugasnya sampai  benar-benar  kondisi aman dan masyarakat sudah kembali kerumah masing-masing, kegiatan mereka (anggota Kodim) adalah membantu masyarakat yang ingin memperbaiki rumahnya baik yang rusak sedang, maupun rusak parah termasuk ikut membersihkan material halaman rumah karena tumpukan material akibat banjir, selain itu, Kodim 1621/TTS juga telah membuka dapur umum di lokasi untuk melayani masyarakat yang sementara kerja sehingga mereka fokus melaksanakan kegiatan kerja pemulihan, karena makan minum sudah disiapkan anggota di dapur umum yang lebih dekat.

“Data dari anggota di lokasi tercatat 121 rumah yang rusak sedang dan 78 rumah rusak berat, anggota telah diterjunkan 20 orang untuk membantu memperbaiki, ada juga anggota 5 orang bagian dapur, tugas mereka memasak untuk warga,” jelas Dandim 1621/TTS kepada NewsMetropol, Jumat (09/04).

Sementara itu untuk warga diizinkan kembali untuk memperbaiki dan membersihkan halaman rumah namun dibatasi, hanya laki laki dewasa atau yang bisa bekerja sedangkan untuk para ibu, Lansia dan anak-anak tidak diperbolehkan.

“Hanya pria dewasa yang diizinkan untuk mulai kembali memperbaiki rumah dan pembersihan, sedangkan untuk wanita, anak-anak dan Lansia tetap berada di pengungsian,” ujar Dandim 1621/TTS.

Dandim 1621/TTS mengatakan, bahwa pihaknya juga telah memberi bantuan berupa seng dan paku serta kelambu untuk balita dengan harapan dapat mempercepat masa transisi pengembalian masyarakat ke rumahnya masing-masing pasca bencana.

(Fan)

KOMENTAR
Share berita ini :