Barru, NewsMetropol – Wakil Bupati Barru, Ir. H. Nasruddin AM membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis Nabi (STQH) XXVI Tingkat Kabupaten Barru, di Lantai 6 Menara Kantor Bupati Barru, Senin (15/2).
Kegiatan STQH tingkat Kabupaten Barru ini, digelar selama 2 hari yaitu mulai Senin 15 Sampai 16 Februari 2021, dengan jumlah peserta 77 orang dari 7 Kecamatan se Kabupaten Barru.
Para peserta yang lolos seleksi ini akan mengikuti STQH tingkat Provinsi Sulsel, di Kabupaten Sidrap, yang rencananya akan digelar pada akhir Maret atau pada bulan Mei 2020. Namun kepastiannya, masih menunggu petunjuk LPTQ provinsi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barru, Nasruddin AM mengatakan, melalui kegiatan ini kita berharap syiar agama Islam semakin berkibar.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Barru yaitu Terwujudnya Kabupaten Barru Lebih Maju, Sejahtera, Taat Azas, dan Bermartabat yang Bernafaskan Keagamaan. Kami juga berharap agar peserta yang lolos nantinya ikut pada seleksi tingkat propinsi sulsel mampu membawa nama Kab. Barru baik ditingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional nantinya.” kata Nasruddin.
Pada seleksi STQH ada 4 cabang yang akan diperlombakan, diantaranya cabang Tilawah Alquran, cabang Hafidz Alquran, cabang Tafsir Alquran, dan cabang Musabaqah Hadist Nabi.
Kepala Bagian Kesra Kabupaten Barru yang juga selaku ketua harian LPTQ Kab. Barru H. Irham Jalil menuturkan bahwa seleksi yang kita lakukan adalah seleksi untuk mencari peserta terbaik yang akan diikutkan pada STQH Tk. Propinsi.
“Berdasarkan Kawat Surat LPTQ Nasional bahwa jadwal pelaksanaan seleksi STQH Tk. Propinsi rencananya dilaksanakan pada bulan Maret atau bulan Mei, namun sampai saat ini kita masih menunggu jadwal yang pasti oleh LPTQ Tk. Provinsi Sulawesi Selatan. Yang lain dari pada seleksi STQ kali ini adalah cabang baru yang diperlombakan yaitu Cabang Musabaqah Hadis Nabi. Dan kegiatan yang kita laksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.” katanya.
Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Barru Dr. H. Jamaluddin berharap bahwa kegiatan STQH dapat menjadi barometer evaluasi pembinaan keagamaan di Kabupaten Barru.
“Saya berharap dengan adanya STQH ini dapat menjadi filter bagi masyarakat Kab. Barru agar masyarakat Kab. Barru semakin cinta Al quran,” pungkasnya.
(Ahkam)
