20210118_135523

Jakarta, NewsMetropol – Tim Peduli Gempa Sulawesi Barat (Sulbar), yang dibentuk oleh Pengurus Besar Keluarga Bugis Sidenreng Rappang (PB KEBUGIS), akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi para korban gempa bumi, di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Rencana pengiriman bantuan ini telah dijadwalkan melalui rapat bersama pengurus harian PB KEBUGIS yang digelar di Sekretariat PB KEBUGIS, kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Senin (18/1).

Rapat Bersama yang dipimpin oleh Kolonel Adm. Amiruddin Laupe, memutuskan beberapa hal terkait pengiriman bantuan ke Sulbar.

Pimpinan Rapat sekaligus koordinator Tim Peduli Gempa Sulbar PB KEBUGIS., Amiruddin Laupe menjelaskan bahwa, dalam Rapat Bersama ini, telah diputuskan beberapa hal yaitu, tim kecil segera membeli berbagai jenis Sembako seperti Beras, minyak goreng, ikan sarden, mie instant, susu kaleng, teh celup, sabun mandi dan lain lain di Makassar.

Selanjutnya, Sembako itu akan dipaketkan dalam satu kantongan kain di Posko Makassar, dekat Bandara Sultan Hasanuddin. Kemudian, dibawa dan dikawal oleh aparat Kepolisian menuju ke Posko di Mamaju.

“Tim Peduli akan segera berangkat ke Mamuju, dipimpin langsung oleh Koordinator Tim dan akan berkoordinasi dengan pemilik Posko di Mamuju, Bapak H. Kadir dan Herman Callo. Selain itu, tim juga akan berkoordinasi dengan anggota Relawan Ikatan Sarjana Asal Sidrap (ISA) dan Ikatan Kerukunan Masyarakat (IKM) Sidrap, yang sudah lebih dahulu di lokasi bencana, termasuk dengan Pemda Sidrap. Saat ini, dana peduli yang sudah masuk mendekati angka 41 juta,” kata Kol. Adm. Amiruddin Laupe.

Sebelumnya, dalam Rapat Zoom PB KEBUGIS bersama Penasihat, Pembina dan Pengurus Wilayah KEBUGIS seluruh Indonesia, yang digelar pada hari Ahad kemarin (17/1), Ketua Umum PB KEBUGIS, Irjen Pol (P) Dr. M. Said Saile, M.Si., mengatakan bahwa, aksi Peduli bencana seperti ini, sudah beberapa kali diadakan oleh PB KEBUGIS, misalnya, pasca-Gempa di Palu Sulawesi Tengah, pada Oktober 2019 dan pengiriman paket bantuan Covid-19 ke Pemda Sidrap awal 2020.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :