IMG-20201006-WA0108

Jayapura, NewsMetropol – Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi. IGN Suriastawa menyesalkan tindakan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Papua yang terus berulah

Pasalnya kata dia, tindakan KKSB tersebut terkesan mengabaikan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya bentukan pemerintah yang telah beritikad baik untuk mengusut tuntas kekerasan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

“Setelah kemarin sore (5/10) KKSB menembaki Kodim Persiapan Kabupaten Intan Jaya, pagi ini sekira pukul 07.14 WIT, KKSB menembaki pos TNI yang berada di Pasar Baru Kenyam Kabupaten Nduga,” ujar Kapen Kogabwilhan III dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/10).

Kata dia, akibat aksi membabi-buta KKSB tersebut, satu orang warga bernama Yulius Wetipo (34), tertembak.

Lanjutnya, warga suku Wamena yang juga karyawan PT Dolarosa itu mengalami luka tembak di pinggang kiri tembus ke punggung kanan.

Baca Juga:  Tinjau Kopdes Merah Putih Karangdowo, Pasiter Kodim Klaten : Pembangunan Capai 100 Persen

Menurutnya kronologis kejadian itu berawal saat pos TNI di Pasar Baru Kenyam sedang mendapat gangguan tembakan dari KKSB sebanyak 3 kali tembakan dari arah sungai depan Camp PT Dolarosa.

“Pada saat yang sama melintas sebuah motor yang dikendarai oleh korban menuju ke kamp PT Dolarosa untuk masuk kerja,” ujarnya lagi.

Saat melintas pos kata dia, korban sudah diingatkan untuk berbalik arah karena sedang ada gangguan tembakan dari KKSB, namun korban tetap melanjutkan perjalanan.

“Saat gangguan tembakan KKSB terjadi lagi sebanyak 5 kali, korban baru berbalik arah namun kemudian korban terkena tembakan dan terjatuh,” sebutnya.

Danpos TNI yang ada di Pasar Baru Kenyam lanjutnya, segera memanggil ambulance untuk membantu evakuasi korban ke Puskesmas terdekat sambal menunggu gangguan tembakan reda.

Baca Juga:  Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan

“Sampai dengan gangguan tembakan dari KKSB terhenti, seluruh prajurit di pos tersebut tidak ada yang membalas tembakan karena sumber dan arah tembakan yang tidak menentu,” imbuhnya.

Selanjutnya kata dia, korban diantar ke Puskesmas Pasar Baru Kenyam untuk mendapatkan penanganan medis sambal menunggu evakuasi ke Timika untuk perawatan lebih lanjut.

“Setelah mendapat penanganan pertama dari Puskesmas Kenyam, pukul 11.19 WIT korban dibawa ke Bandara Kenyam untuk dievakuasi ke Timika,” jelasnya.

Selanjutnya sekira pada pukul 11.67, korban dievakuasi dengan pesawat Airfast PK-OCJ ke Timika untuk dirawat di RS Charitas Timika.

“Korban didampingi oleh tiga orang karyawan PT. Dolarosa dan satu orang petugas kesehatan Kabupaten Nduga,” sebutnya.

Dia menduga bahwa KKSB yang berulah tersebut merupakan kelompok Egianus Kagoya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :