SAVE_20200602_103910

Jakarta, NewsMetropol – Ketua Presidium Indonesia Polisi Watch (IPW), Neta S Pane menilai aksi Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara yang menggunakan Helikopter dalam membubarkan demonstran adalah tindakan berlebihan.

“Aksi penggunaan Helikopter dalam membubarkan massa demonstran oleh Aparat Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara adalah tindakan “lebay” atau berlebihan,” ujar Neta, melalui saluran WhatsAppnya, Selasa (29/9).

Kata dia tindakan tersebut juga melanggar Standar Operasi Prosedur (SOP) kepolisian.

Pasalnya menurut Neta, penggunaan Helikopter dalam pengendalian massa demonstran tidak ada dalam SOP kepolisian.

Oleh karenanya Neta mengaku merasa prihatin melihat tindakan “lebay” Polda Sultra tersebut.

“Mereka sudah di luar kendali karena apa yang mereka lakukan sangat berbahaya dan berisiko tinggi mengingat helikopter yang terbang rendah itu sangat berbahaya dan rawan jatuh,” jelasnya.

Baca Juga:  Air Keruh dan Kadang Berbau, Warga Keluhkan Pelayanan Air Bersih Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi

“Jika misalnya jatuh tentu akan yang banyak menjadi korban,” sambungnya.

Untuk itu dia berharap Kapolri Jenderal Idham Azis perlu mengingatkan Polda Sultra agar kasus ini tidak terulang lagi.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :