Jakarta, NewsMetropol – Tokoh Masyarakat Makassar Syarifuddin Daeng Punna, mengatakan beredarnya video gambar Habib Rhizieq Shihab (HRS) dilecehkan dan dibakar telah memicu reaksi keras dari ormas FPI.
Pasalnya kata dia, tokoh utama FPI Habieb Rhizieq Shihab memiliki banyak pengikut setia sehingga kejadian tersebut berpotensi akan memicu terjadinya gejolak.
“Olehnya itu, pemicu pembakaran gambar HRS sebaiknya ditangkap agar tidak meluas dan berdampak menjadi konflik,” terang pria yang akrab disapa SaDaP ini, Selasa (28/7).
SaDaP menilai ada upaya provokasi dari sekelompok orang untuk mengacaukan stabilitas keamanan di Indonesia, sebab yang di lakukan ini sangat sensitif dan menyebabkan ketersinggungan kelompok tertentu.
“Siapa pun yang mencoba mengacaukan NKRI maka dia adalah musuh paling nyata. Untuk itu demi meredam masalah ini agar tidak menjadi besar maka serahkan sepenuhnya kepada aparat untuk mengusut dalang dari insiden pembakaran gambar tokoh FPI tersebut,” ungkap SaDaP lagi.
Diapun menyarankan agar FPI membuat laporan ke kepolisian dan tidak melakukan aksi balasan demi menjaga stabilitas keamanan di masa pandemi Covid-19.
“Harapan saya mari kita jaga NKRI, bilamana terjadi gejolak maka peran kita untuk meredam dan disinilah masyarakat akan melihat siapa sebenarnya yang setia menjaga NKRI. Untuk kepolisian agar segera mengusut kejadian ini hingga tuntas, kita menghindari gesekan antar sesama anak bangsa maka perlu langkah hukum agar semua pihak dapat menerima risiko atas kejadian tersebut,” tutup SaDaP.
(Red)
