IMG-20200722-WA0051

Ambalat, NewsMetropol – Guna menempa kemampuan tempur, KRI Dipenogoro (DPN)-365 beserta Tim Quick Respone Unit dari Kopaska melaksanakan latihan rutin Visit Board Search and Seizure (VBSS) di periran Karang Unarang, Ambalat, Kalimantan Utara, Rabu (22/7).

Target dari latihan ini adalah untuk memelihara profesionalisme prajurit kopaska serta mengasah kemampuan Tactical Exercise dan Boarding Exercise dalam melaksanakan tugas operasi keamanan di laut, utamanya di wilayah perairan Ambang Batas Laut (Ambalat) yang terletak di laut Sulawesi atau Selat Makassar di dekat perpanjangan perbatasan darat antara Sabah, Malaysia dan Kalimantan Timur.

Komandan KRI DPN-365 Letkol Laut (P) Lewis Nainggolan menyapaikan bahwa tujuan dari latihan ini adalah untuk pematangan teknik Visit Board Search and Seizure (VBSS) yang dimiliki unsur BKO Guspurla Koarmada II dalam melaksanakan tugas operasi keamanan di laut, utamanya di wilayah laut perbatasan Indonesia.

Baca Juga:  Rakorniskum TNI 2026 : Tingkatkan Kualitas Perwira dan Produk Hukum TNI

“Melalui latihan secara rutin, diharapkan prajurit KRI Diponegoro dan tim Kopaska yang merupakan unsur BKO Guspurla Koarmada II akan terbiasa dan secara otomatis akan terasah naluri tempur dalam dirinya bagaimana harus bertindak jika dalam situasi yang sebenarnya pada saat operasi di laut,” ujarnya.

Kata dia, unsur yang terlibat dalam latihan ini yaitu KRI DPN-365, 6 Orang tim Kopaska Sebagai Quick Response Unit (Sea Rider) terdiri dari 5 Tim Satgas dan 1 Onboard KRI DPN-365 serta Skoci RHIB dan Sea Rider Kopaska.

“Latihan ini ditinjau langsung oleh Danguspurla Koarmada II, Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo,” ujarnya lagi.

Dia juga menerangkan bahwa dalam latihan ini disimulasikan KRI DPN bertindak sebagai kapal suspect tanpa data AIS dan berlaku tidak kooperatif dalam menjawab hailing dari Prajurit Tim Kopaska yang melaksanakan hailing sesuai dengan prosedur ke kapal suspect dan ditemukan kesalahan informasi dari kapal.

Baca Juga:  Tiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM Dievakuasi dengan Bantuan TNI dan Warga

“Selajutnya, Tim Quick Respone Unit Kopaska melaksanakan Warning procedure dan melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal suspect yang akan memasuki perairan Nunukan.
KemudianTim Tersebut melaksanakan pemeriksaan personel, dokumen kapal dan area latihan diatas kapal,” jelasnya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :