Ketua Umum APRI Ir. Gatot Sugiharto bersama masyarakat Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Lebak, Banten, Sabtu (4/7/2020).
Lebak, NewsMetropol – Mengusung tema dalam rangka hari Bhayangkara ke-74, Mabes Polri bersama DPP APRI bersama kemitraan yaitu SNCI (Sinergi NawaCita Indonesia), Forum Pakar Penambang Rakyat Indonesia, PT. Graha Jayapratama Kinerja dan DPC APRI Kabupaten Bogor Serta CRM Komunitas Penambang Cipanas bersama-sama memberikan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak bencana longsor dan pandemi Covid-19 di wilayah Lebak Banten perbatasan dengan Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat, tepatnya di Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten, Sabtu (4/7/2020).
Sekitar 300 paket yang berisi Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dibagikan secara simbolis kepada 2 kepala desa yang ada di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten.
Agus dari Mabes Polri menerangkan bahwa tujuannya hadir untuk membantu masyarakat korban bencana tanah longsor yang terjadi pada bulan Januari lalu, serta masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.
“Dengan acara ini kami dari Mabes Polri, APRI (Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia) dan SNCI ini mengusung tema dalam rangka hari Bhayangkara yang ke-74, jadi kita bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan untuk menampung aspirasi mereka terkait dengan bencana tanah longsor ini, serta untuk mendengar keluh kesah dari mereka masyarakat yang terdampak,” ujarnya
Agus juga berharap dengan adanya kegiatan bantuan sosial ini, pihaknya dari Kepolisian untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.
Di tempat yang sama Krissahat Simanungkalit Wa. Kadiv. Sospol yang mewakili Ketua Umum, SNCI (Sinergi NawaCita Indonesia), bahwa dirinya hadir atas undangan teman-teman dari APRI dan Mabes Polri untuk melihat sajauh mana beban penderitaan dari saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana longsor dan pandemi Covid-19.
“Posisi kami di sini menjembatani antara keinginan dan harapan dari masyarakat kepada pemerintah dan kami tadi sudah berdiskusi dengan kepala desa setempat. Kami menampung apa yang menjadi kendala mereka sekaligus apa harapan mereka dari pemerintah. Kami dari Sinergi NawaCita Indonesia, akan berupaya membantu dan meringankan semampu kami untuk menyuarakan kepada pemerintah pusat, untuk memberikan apapun yang bisa diberikan kepada masyarakat setempat ini,” ungkapnya.
Dia juga berharap kepala desa agar terus mendorong gairah kehidupan kepada masyarakat dan tetap berperan serta dalam pembangunan dan gotong royong.
Sementara itu, Kepala Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, Yayat Dimiyati didampingi Kepala Desa Banjarsari mengucapkan banyak terimakasih atas semuanya yang sudah peduli kepada warganya.
“Berupa bantuan sembako dari SNCI, APRI dan juga Mabes Polri. Allhamdulillah ini merupakan suatu penyemangat buat kami, semoga masyarakat kami terus semangat untuk menata kehidupan yang lebih baik lagi,” ujarnya.
“Masyarakat kami benar-benar membutuhkan sekali bantuan. Allhamdulillah dengan adanya bantuan seperti ini baik dari APRI maupun dari yang lainnya, jadi kami sangat bersyukur sekali karna sangat meringankan beban masyarakat kami yang kena musibah,” tambahnya.
Sementara ditempat yang sama Ketua Umum Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Ir. Gatot Sugiharto mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa bersama-sama saling bersinergi, saling menjaga dan mengikuti apa yang dianjurkan pemerintah.
Terakhir Ketua Dewan Pimpinan Pusat itu juga berpesan untuk terus semangat dan jangan putus asa karena kita bersama-sama menghadapi ini bukan sendirian, salah satu contoh Jepang itu maju walaupun negaranya sering di goncang gempa, di Jepang gempa itu satu hari bisa puluhan kali tapi mereka sudah siap menghadapi semua masalah.
“Kemarin kita dari Sumedang ke Surabaya, jadi kita giat bansos, begitu ada info dimana, kita akan usahakan untuk berbagi. Jadi nggak sekali saja tetapi terus berkelanjutan,” pungkasnya.
(Rahman)
