Jakarta, NewsMetropol – Tokoh Masyarakat Makassar, Syarifuddin Daeng Punna mengaku merasa risih dengan adanya berita hoax yang tersebar luas di ruang-ruang publik.
Pernyataan tersebut dilontarkannya usai melakukan check informasi terkait beredarnya kabar bahwa kendaraan sepeda akan dikenakan pajak.
“Dan ternyata berita tersebut adalah bohong,” ujar pria yang akrab disapa SaDaP itu, Selasa (30/6).
Olehnya itu dirinya menghimbau masyarakat luas agar tidak tergiring dengan berita palsu (fake) maupun berita bohong (hoax).
Menurutnya informasi yang kebenarannya diragukan, tidak perlu dikembangkan karena hal itu akan menjadi alat kampanye negatif untuk menjatuhkan pemerintah.
“Saya pikir masyarakat sudah cerdas dan dapat melakukan kontrol opini secara selektif, caranya mudah sebelum menyebarkan konten berita sebaiknya lakukan dulu check secara bertahap melalui konfirmasi kepada orang yang pertama menyebarkannya,” tukas SAdAP.
Dia menambahkan bahwa di era digital saat ini banyak pihak yang memanfaatkan keadaan dengan memproduksi hoax sebagai senjata politik guna mempengaruhi opini publik agar terjadi kegaduhan.
Ironisnya kata dia, jika mereka berhasil dengan cara tak bermoral ini, maka rakyat yang akan menjadi korbannya.
“Sekali lagi saya ingin sampaikan bahwa berita terkait pajak sepeda tidaklah benar, sebab saya telah mengkonfirmasikan langsung kepada beberapa sumber yang berkompeten dan kesimpulannya bahwa berita tersebut adalah hoax, dan saya juga berharap agar kepolisian dapat melakukan deteksi siapa oknum yang bermain dengan issue hoax ini karena cukup heboh dan meresahkan banyak pihak,” tutup SaDaP.
(Red)
