20200512_230715

Kendari, NewsMetropol – Syarifuddin Daeng Punna (SaDaP) mengatakan Pemerintah Kota Makassar mestinya memiliki data yang komprehensif dan akurat terkait warganya.

Pasalnya kata dia, masalah data warga tersebut kini menjadi fokus utama karena masih banyak warga yang mengeluh terkait bantuan yang disalurkan pemerintah sehingga menjadi pekerjaan rumah Pj. Walikota yang baru.

“Sebenarnya pemerintah kota jauh sebelum PSBB sudah mesti melakukan pendataan jumlah masyarakat kelas bawah terlepas dari data yang ada di statistik dinas sosial. Mereka dalam hal ini para Pedagang Kali Lima (PKL) yang bertebaran di pusat dan pinggiran Kota Makassar, buruh bangunan dan tukang ojek online, kejadian seperti di video yang viral baru-baru ini sangat menyita perhatian saya,” ungkap SaDaP, Selasa malam (12/5).

Baca Juga:  Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Forkopimda Kota Blitar Gelar Upacara Ziarah Nasional di Makam Proklamator

Oleh karenanya SaDaP menyayangkan kejadian yang barusan viral di media sosial yang seakan menunjukkan kebobrokan aparat pemerintah dalam melaksanakan pelayanan terhadap warganya.

“Kenapa hal ini bisa terjadi, mereka mendatangi rumah jabatan gubernur padahal secara administratif masalah ini adalah domain pemerintah kota, tapi tidak masalah menurut saya sebab bapak gubernur tentunya sudah mengetahui bagaimana kerancuan ini bisa terjadi mungkin terjadi kesalahan dalam pendataan atau bisa jadi banyak data yang semrawut di Pemkot Makassar,” terang SaDaP.

Untuk itu SaDaP berharap kepada Pj. Walikota Makassar yang baru dapat membenahi permasalahan data warga tersebut, mengingat para pedagang kaki lima merupakan salah satu unsur masyarakat yang terdampak akibat PSBB.

“Sebagai saran dan sumbangsih saya kepada Pemerintah Kota Makassar untuk mendata ulang PKL yang ada di pusat kota maupun di pinggiran kota, begitu juga dengan pengemudi ojek online, datanya bisa diambil dari kantor-kantor perwakilannya,” imbuhnya

Baca Juga:  Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Forkopimda Kota Blitar Gelar Upacara Ziarah Nasional di Makam Proklamator

SaDaP juga mengingatkan agar Pj. Walikota Makassar yang baru dapat bekerja secara profesional guna memulihkan kepercayaan warga terkait kesemrawutan data tersebut.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat mengemban amanah kepada Prof. Yusran yang Insya Allah akan segera dilantik sebagai Pj. Walikota Makassar yang baru, semoga sukses dan dapat segera bekerja semaksimal mungkin dalam menengahi permasalahan yang terjadi selama masa pendemi corona di kota makassar, agar tidak ada lagi problem mendasar yang terjadi terkait bantuan ke masyarakat,” jelas SaDaP.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :