Barru, NewsMetropol – Pasca keluarnya hasil test Swap dua orang Santri disalah satu pesantren di Jawa Timur yang pulang ke Barru, dimana, salah seorang dari Santri tersebut dinyatakan positif Covid-19.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kabupaten Barru, langsung bergerak cepat melakukan langkah langkah pencegahan penyebaran virus Corona. Untuk menghindari agar virus ini tidak menyebar kemana mana, 20 Perawat yang pernah menangani Santri positif Corona tersebut di isolasi dan di karantina di tempat yang sudah disiapkan oleh Tim Gugus Tugas Barru.
Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si., mengatakan bahwa Santri yang dinyatakan positif ini sudah berada di Makassar untuk menjalani perawatan dan karantina di salah satu hotel yang disiapkan khusus oleh Gugus Tugas penanganan Covid-19, provinsi Sulawesi Selatan. Sedangkan Santri yang satunya lagi, menjalani isolasi mandiri dirumah orang tuanya, karena hasil test swabnya negatif virus Corona.
Menurut Suardi Saleh, pasca keluarnya hasil test swab dua Santri ini, dimana salah satunya dinyatakan positif, Tim Gugus Tugas langsung bergerak cepat melakukan isolasi 20 Perawat yang menangani dua Santri tersebut, saat masih menjalani perawatan di RSUD Barru.
“Terkait dengan adanya dua anak anak kita yang merupakan Santri di salah satu pesantren di Jawa Timur yang baru saja pulang ke Barru dan terinfeksi Virus Corona, maka kita lakukan isolasi 20 orang tenaga medis atau Perawat RSUD Barru. Mereka akan menjalani masa karantina di gedung Bola Sobae, dengan batas waktu yang tidak ditentukan” kata Bupati Barru Suardi Saleh, di Media Centre TGT kabupaten Barru, provinsi Sulawesi Selatan, pada Rabu kemarin (6/5).
Suardi Saleh menambahkan, bahwa para Perawat ini statusnya Orang Dalam Pengawasan (ODP), mereka terpaksa karantina dulu dan tidak boleh pulang ke rumahnya. Hal ini dilakukan untuk melindungi keluarganya dari bahaya infeksi virus corona.
“Jadi untuk mencegah menyebarnya virus ini, 20 tenaga medis yang pernah merawat pasien positif Covid-19, saat menjalani perawatan di RSUD Barru, terpaksa kita tahan dulu di tempat karantina yang sudah disiapkan oleh Tim Gugus Barru. Gugus Tugas Juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi keluarga 20 Perawat yang saat ini menjalani masa karantina,” terang Suardi Saleh.
(Ahkam)
