Barru, NewsMetropol – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru melakukan penandatanganan Memori of Understanding (MOU) dan Perjanjian Kerja sama (PKS) dengan PT Asuransi Jasindo di Ruang Rapat Bupati Barru, pada Senin (4/5).
MOU itu diteken oleh Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si., beserta Kadis Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad dan Kepala PT Asuransi Jasindo Cabang Makassar, Yoshika Lesmana.
Dalam MOU itu, tertuang jika Jasindo Makassar akan ikut membackup asuransi pertanian tanaman padi yang ada di Kabupaten Barru dengan memberikan jaminan atas kerugian gagal panen akibat dari banjir, kekeringan, dan akibat serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Kepala PT Asuransi Jasindo Makassar, Yoshika Lesmana mengatakan, pihaknya menargetkan sebanyak 7.300 hektare lahan pertanian di Barru mendapat asuransi.
Dia mengaku, proses klaim asuransi untuk petani akan dipermudah. Jika petani mengalami kerugian, proses klaim bisa dilakukan melalui pesan singkat.
“Bisa segera melapor melalui kantor cabang kami, cukup melalui pesan singkat. Setelah itu, bisa melengkapi dokumen untuk mendapatkan klaimnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru mengatakan bahwa asuransi ini tidak lagi dibebankan kepada petani tetapi melalui pemerintah Kabupaten Barru.
“Dengan adanya asuransi ini Pemda Barru betul-betul melindungi petani agar fokus dalam melakukan kegiatan usaha tani nya,” ujar Kadis Pertanian.
Bupati Barru menyebutkan, dengan adanya kerja sama itu, maka petani yang ada di Barru tidak perlu lagi membayar sisa premi asuransi.
“Kalau asuransi dari pemerintah pusat itu yang dibayarkan hanya 80 persen atau sekitar 144.000. Melalui kerja sama ini, Pemkab Barru akan membayarkan sisa premi sebesar 20 persen atau sekitar 36. 000. Jadi, tidak ada lagi petani di Kabupaten Barru yang mesti membayar premi, walaupun gagal setidaknya ada rasa bahagia dengan adanya jaminan para petani agar tidak sepenuhnya mengalami kerugian,” kata Suardi Saleh.
Bupati Barru juga menambahkan, asuransi pertanian ini adalah salah satu program andalan Pemkab Barru. Dia mengaku, hal ini dilakukan untuk menjamin kesejahteraan para petani, asuransi pertanian ini sangat penting untuk masyarakat. Dia menyebutkan, kondisi cuaca yang tidak menentu membuat petani sangat rentan terhadap kegagalan.
“Kita sengaja memberikan asuransi ini, karena kami sadar Barru sangat bertumpu pada sektor pertanian. Sebanyak 80 persen penduduk Barru berprofesi sebagai petani,” ujarnya.
(Ahkam/Humas)
