Barru, NewsMetropol – Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si., dalam rapat kordinasi (Rakor) melalui video conference bersama Camat, Lurah dan Kades, pada kamis kemarin (30/4), menyampaikan bahwa selain dana desa yang digunakan untuk membantu masyarakat terdampak Covid- 19, kelurahan juga akan mendapat anggaran dari APBD hasil recofusing sebesar Rp 7,2 M.
Suardi Saleh didampingi Nasruddin AM saat memberikan pengarahan, meminta agar data dari desa dan kelurahan harus obyektif sehingga bantuan betul betul tepat sasaran.
Dana untuk Kelurahan sebesar Rp.7,2 Milyar tersebut, dibenarkan oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam)Tanete Rilau, kabupaten Barru, Akmaluddin, S.STP M.Si.
Akmaluddin mengatakan, bahwa selama ini sebahagian masyarakat Barru beranggapan hanya desa saja yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Dana Desa, namun hal tersebut tidak tepat karena Bupati Barru saat rakor kemarin via Vicon bersama Camat, Lurah, Kades mengungkapkan bahwa Pemkab Barru akan mengucurkan dana sebesar Rp. 7,2 Milyar untuk seluruh Kelurahan dari APBD kabupaten Barru.
“Jika anggapan sebagian masyarakat yang ada dikelurahan tidak mendapat bantuan karena berbeda dengan desa yang punya dana desa telah terjawab oleh Bupati Barru dengan mengucurkan anggaran Rp 7,2 M kepada kelurahan untuk penanganan dampak Covid- 19, “ kata Akmaluddin via WhatsApp, pada Jumat (1/5).
Mantan Lurah Tanete ini menyebutkan, perhatian Bupati Barru, Suardi Saleh terhadap masyarakat yang terdampak Covid- 19 cukup besar, jika Rp 7,2 M dibagi rata kepada 15 kelurahan maka setiap kelurahan mencapai Rp 480 juta.
Sementara itu, Amir salah seorang warga Kelurahan Lalolang Tanete Rilau menyambut baik kebijakan Pemkab Barru yang memberi anggaran kelurahan untuk penanganan covid- 19,
”Mudah-mudahan saya juga dapat kodong karena selama corona tidak kerjaka sebagai buruh bangunan apalagi tidak ada bantuan PKH dan rastra yang kuterima selama ini,” harapnya.
(Ahkam)
