Makassar, NewsMetropol – Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, Andry Indryasworo Sukmoputro meninjau modul yang akan dijadikan media Coral Reef Transplantation (transplantasi Penanaman Terumbu Karang) Kebangsaan “Garuda di Lautku” tahun 2020 di Lapangan Arafuru Mako Lantamal VI, Kamis (27/2).
Kepala BPSPL Makassar mengatakan transplantasi merupakan suatu cara efektif untuk menumbuhkan terumbu karang, meski butuh waktu yang lama.
“Pemilihan lokasi, jenis terumbu karang yang ditransplantasi, kesiapan tim Garuda Di Lautku mengelola dan kualitas perairan, merupakan kunci keberhasilan transplantasi karang,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan bahwa cara pengikatan terumbu karang anakan di media transplantasi yang benar.
“Pengikatan dilakukan dengan menempelkan terumbu karang di bagian pipa atau media transpalansi. Untuk mengikatnya, ikatan yang bagus dengan menggunakan kabel tip plastik berwarna putih,” ujarnya lagi.
Lebih lanjut dikatakan setelah semua media transplantasi telah diikat dengan terumbu karang yang ingin ditumbuhkan, maka media transplantasi tersebut dibiarkan dalam perairan laut selama lebih kurang 3-6 bulan agar terumbu karang anakan tersebut dapat tumbuh.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Wadan Lantamal VI Makassar Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, Asops Danlantamal VI, Asintel Danlantamal VI dan Danyonmarhanlan VI.
(Red)
