Makassar, NewsMetropol – Event Garuda di Lautku” akan mengukir sejarah baru di Kota Makassar.
Pasalnya dua kapal perang primadona Rebublik Indonesia yakni Sang legendaris KRI Dewaruci dan penerusnya KRI Bima Suci-945 yang canggih akan mendukung dan menyukseskan event “Garuda di Lautku” pada bulan Maret tahun 2020 mendatang.
Ke dua kapal latih yang dimiliki TNI AL tersebut akan disandingkan saat menggelar open ship kepada seluruh lapisan masyarakat di dermaga umum Soekarno Hatta Makassar.
“Kedatangan kedua kapal fenomenal milik TNI AL tersebut nanti akan disandingkan dan tentunya momen ini akan mengukir sejarah baru bagi indonesia khususnya kota Makassar karena peristiwa ini, pertama kalinya terjadi di luar pulau Jawa dua kapal latih yang sarat dengan prestasi dunia datang di Makassar dan disandingkan untuk menggelar open ship dan pemecahan rekor muri pramuka Saka Bahari meniup pluit tradisi TNI AL dengan formasi parade roll di atas KRI Dewaruci . Event ini untuk memeriahkan event Garuda di Lautku,” kata Komandan Danlantamal VIMakassar Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas saat mempimpin rapat panitia “Garuda di Lautku”, Jum’at (7/2)
Kata dia, khusus KRI Bima Suci kedatanggannya di Makassar adalah yang pertama kalinya untuk menjumpai masyarakat kota Daeng.
Hal inilah akan menambah peristiwa ini sangat bersejarah dan bagi masyarakat yang ingin merasakan peristiwa langka ini.
Sensasinya lagi kata dia, kapal legendaris dan kapal latih canggih TNI AL ini akan menggelar Open Ship di pelabuhan umum Soekarno Hatta Makassar pada tanggal 15-16 Maret 2020 menjelang event Akbar “Garuda di Lautku” pada tanggal 18 Maret 2020.
Sebagaimana diketahui KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci adalah kapal latih yang telah melahirkan Perwira-Perwira TNI AL terbaik bangsa sebagai kader-kader Pemimpin TNI dimasa depan.
Dua Kapal ini telah membentuk ribuan Taruna-Taruni Akademi TNI AL dan pemuda-pemudi Indonesia yang berkarakter kemaritiman serta tangguh, tanggap, tanggon dan trengginas dan tersebar mengabdi ke seluruh penjuru nusantara untuk mempertahankan NKRI.
(Red)
