Menteri Kalautan dan Perikanan RI., Edhy Prabowo, didamping Bupati Barru, Ir. Suardi Saleh M.Si., pada peresmian Hatchery PT. Esa Putili Prakasa Utama (Benur Kita), di Lingknagn Jalangnge, Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru, Ahad (1/12).
Barru NewsMetropol – Menteri Kelautan dan Perikanan RI., Edhy Prabowo, melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Barru, Ahad (1/12).
Kedatangan Menteri Edhy Prabowo bersama dua Anggota DPR RI Komisi V, Andi Iwan Darmawan Aras dan IIs Rosita Dewi, didampingi Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI, Dr. Ir Slamet Soebjakto., M.Si, dan Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI, M. Zulficar Mochtar, S.T., M.Sc, adalah dalam rangka peresmian Hatchery PT. Esa Putili Prakasa Utama, di Lingkungan Jalangnge, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru.
Edhy Prabowo dalam sambutannya mengatakan bahwa, banyak hal yang perlu kita dorong untuk meningkatkan ekonomi seperti budidaya Ikan, Udang, dan Rumput Laut dan sektor ini sangat potensi untuk peningkatan ekonomi.
“Kita pahami bahwa Indonesia belum luar biasa menghasilkan Udang, nilai ekspornya ke China baru mencapai urutan kelima, kita masih kalah dengan India yang penduduknya lebih banyak. Saya berharap kedepan agar Udang bisa menjadi nilai ekspor nomor satu Indonesia,” katanya.
Edhy Prabowo menginginkan Barru menjadi penggerak budidaya udang, karena menurutnya, daerah ini tercatat sebagai penyuplai bibit benur terbesar, serta produksi atau hasil panennya tergolong sangat tinggi di Indonesia.
“Saya berharap, Barru menjadi motor penggerak di Sulsel dan Indonesia dalam budidaya Udang,” ujarnya lagi.
Edhy menambahkan, Barru bisa diandalkan untuk mendukung program berkelanjutan Kementerian Kelautan dan Perikanan, apalagi Indonesia ditarget menjadi pusat budidaya Udang terbesar di Indonesia.
“Kita harus berupaya bagaimana meningkatkan kembali budidaya U dang Windu, dan bukan hanya budidaya Udang Vaname. Kami akan melakukan komunikasi terbaik dengan Nelayan, bangun budidaya perikanan yang bisa membuka lapangan pekerjaan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel., Andi Sudirman Sulaiman ST., yang hadir dalam peresmian itu mengungkapkan bahwa, pihaknya akan membangun pelabuhan terbesar di Sulsel dengan luas lahan sekira 1.000 hektar, pelabuhan ini bisa semakin mempermudah ekspor hasil perikanan dan kelautan, termasuk di Barru.
“Kami siap menjadikan Sulsel sebagai pusat budidaya perikanan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam Peresmian ini, Kadis Kelautan dan Perikanan Prov. Sulsel, Ir. Sulkaf S. Latief, Bupati Barru, Ir. H. Suardi Saleh M.Si., Kapolres Barru AKBP Welly Abdillah, S.H., SIK., Dandim 1405/Mlts, Letkol Kav Ali Syahputra Siregar, Kajari Barru Ardi Suryanto, SH. MH., Ketua Pengadilan Negeri Barru Cahyono Riza Adrianto, SH., MH., Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, SH., LLM., Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE., Ketua DPRD Sinjai Abd. Haris Umar, Ketua DPRD Pinrang Muhtadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Barru Dr. H. Safaruddin Nurdin, M.Ag., Pimpinan BNI Wilayah Makassar Faisal Arief., Dirut. Hatchery PT. Esa Putlii Prakarsa, H. Ahmad Bhakty Baramuli, MBA., Perwakilan Petani Tambak dari Maros, Pangkep dan Pinrang, Para Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama, dan sekitar 500 orang tamu undangan.
(Ahkam)
