Makassar, NewsMetropol – Latihan operasi gabungan terpadu Penanggulangan Bencana (Gulben) Palu Koarmada II tahun 2019 melibatkan empat kapal perang milik Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar.
Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol) Lantamal VI Kolonel Laut (P) Victor Pardamean Y Siagian mengatakakan, ke empat kapal perang tersebut sedari awal telah disiapkan untuk mendukung latihan operasi gabungan tersebut di Dermaga Layang Mako Lantamal VI.
“Empat kapal perang tersebut yakni Kapal Angkatan Laut (KAL) Mamuju I-6-64, KAL Suluh Pari I-6-6.0, KAL Birang I.6-61, dan Patkamla Pulau Langkai,” ujar Kolonel Victor yang juga merupakan ketua Kelompok Penyelengara Latihan (KPL), Rabu (27/11).
Lanjutnya, dalam latihan tersebut ke empat kapal perang tersebut disimulasikan bersama seluruh unsur Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) TNI lainnya bergerak ke daerah bencana dan menolong korban bencana alam.
“Saat tiba di daerah bencana, empat unsur Kapal Perang TNI AL tersebut dengan sigap melaksanakan demontrasi operasi penanggulangan bencana dan segera berkoordinasi dengan satuan tugas lainnya guna menolong korban bencana alam di kota palu,” terang Dansatrol Lantamal VI.
Dia menegaskan bahwa kehadiran empat kapal perang tersebut khusus dikerahkan untuk mendukung latihan operasi gabungan terpadu Gulben Koarmada II TA. 2019.
Turut hadir dan nenyaksikan Latihan operasi gabungan terpadu Gulben Koarmada II TA. 2019, Pangdam XIV/Hasanuddin, Danlantamal VI Makassar, Pangkosekhanudnas II, Kaskoopsau II, Danlanud Sultan Hasanuddin, Wadan Lantamal VI, Para Asisten Danlantamal VI, Dansatrol Lantamal VI, Kafasharkan Makassar, Para Kadis dan Kasatker Lantamal VI, Danyonmarhanlan VI, Wadir polair Polda Sulsel, Danwing II Paskhas, Kabid Kedaruratan BPBD Provinsi Sulsel dan Kasi SDM Basarnas Makassar.
(Red)
