Kapolres Bone AKBP Made Ary Pradana. SIK, MH.
Bone, NewsMetropol – Sehari setelah pelaksanaan serah terima jabatan pada tgl 13 November 2019, Kapolres Bone langsung mengikuti Rakornas di Jakarta, beberapa penekanan dari Presiden RI dan juga dari Kapolri langsung di jabarkan oleh Kapolres.
Kapolres Bone AKBP Made Ary Pradana. SIK, MH., menjelaskan, program prioritas yang pertama adalah menjabarkan 7 Program Prioritas Kapolri disesuaikan dengan karakteristik situasi di Kabupaten Bone dan meneruskan semua program yang sudah berjalan dengan baik.
Hal-hal yang berkaitam dengan Koordinasi dan Komunikasi dengan unsur Forkompinda adalah hal yang mendasar untuk ditindak lanjuti. Hubungan yang Harmonis unsur Forkompinda melaui sinegitas, kerjasama dan komunikasi yang baik tentunya akan sangat mendukung agenda besar bangsa yangg dicanangkan secara nasional.
Hal kedua yang menjadi prioritas adalah manfaatkan potensi kearifan budaya lokal dan adat istiadat dalam mendukung penciptaan Kamtibmas yang kondusif.
“Kita tidak boleh under estimated terhadap masalah kecil yang muncul. Mulai dari awal harus sudah di antisipasi. Kabupaten Bone memiliki sistem budaya yang sangat kuat dan sangat di hormati oleh Masyarakat,” kata Kapolres saat ditemui NewsMetropol di Mapolres Bone, Senin (18/11).
Menurutnya, kondisi ini tentunya merupakan kekuatan yang sangat potensial untuk mendukung Kamtibmas yang kondusif, unsur Kepolisian akan lebih mengedepankan upaya pencegahan terhadap semua permasalahan.
“Sebuah kebanggaan apabila kita bisa mencegah daripada harus melakukan tindakan hukum,” tuturnya..
Kapolre Bone menjelaskan kembali, hal ketiga yang jadi prioritas adalah mengajak masyarakat untuk ikut menciptakan Pemolisian Masyarakat yang proaktif dengan mengedepankan peran serta Tokoh Agama, Tokoh Adat dan semua elemen Masyarakat untuk berkolaborasi dengan Unsur Pemerintah dalam menciptakan Kamtibmas yang berbudaya. Pemolisian Masyarakat akan menjadi kekuatan yang positif dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.
“Ini berkaitan dengan prioritas kedua dimana potensi budaya lokal yang digerakkan oleh tokoh-tokoh masyarakat yang merupakan Patron atau Panutan dalam menciptakan Budaya tertib pasti akan diikuti oleh masyarakat bawah,” jelasnya
Kapolres Bone juga menghimbau, bahwa tidak ada dan tidak dibenarkan Penegakan hukum dilakukan dengan pelanggaran hukum, tidak akan berhasil menertibkan masyarakat dengan cara cara yang tidak tertib.
“Mari sama sama menjaga kondusifitas Kab Bone agar mampu menjadi Kabupaten yang bisa mewujudkan Kamtibmas yang berbudaya,” pungkasnya.
(Syahrir)
